itoday.id | Tangerang Selatan – Dukung kemajuan industri dalam negeri, Kanwil Bea Cukai Banten menggelar focus group discussion dengan para pengusaha pengguna fasilitas Pusat Logistik Berikat (PLB).
Kegiatan ini merupakan perwujudan Bea Cukai sebagai industrial assistance dan trade facilitator dengan melakukan sosialisasi kepada stakeholder nya. Yang di gelar pada Kamis (20/7 2023), di Aula Lantai 4 Kanwil DJBC Banten.
kegiatan ini dimaksudkan sebagai jembatan komunikasi antara Bea Cukai Banten dengan stakeholdernya khususnya dalam rangka pemberian bimbingan dan asistensi kepada perusahaan penerima fasilitas PLB.
Kegiatan yang merupakan sinergi antara Kanwil DJBC Banten dengan satuan kerja vertikal dibawahnya yaitu KPPBC TMP Merak dan KPPBC TMP A Tangerang ini, dimaksudkan pula agar fasilitas yang diberikan tepat sasaran, dan terpenuhinya kepatuhan atas ketentuan kepabeanan dan cukai.
Kegiatan ini dilaksanakan dengan diskusi dua arah, pelaku usaha dapat menyampaikan kendala dalam melakukan kegiatan usaha dan usulan-usulan perbaikan. Sebagai informasi, Pusat Logistik Berikat (PLB) adalah tempat penimbunan barang asal luar daerah pabean dan/atau barang yang berasal dari tempat lain dalam daerah Pabean dalam jangka waktu tertentu, serta dapat disertai kegiatan satu atau lebih kegiatan sederhana.
FGD yang dihadiri 21 (dua puluh satu) pengusaha PLB yang ada di wilayah kerja Kanwil DJBC Banten ini, diisi dengan pemaparan materi terkait tatalaksana Pusat Logistik Berikat (PLB). Sebagai narasumber adalah Kepala Subdirektorat Tempat Penimbunan Berikat, Esti Wiyandari dan tim dari Direktorat Fasilitas Kepabeanan.
Esti menjelaskan grand design pengawasan fasilitas kepabeanan, serta rencana kebijakan terhadap tujuan pengeluaran non-industri pada PLB.
Disampaikan juga hasil Monitoring Umum terhadap perusahaan PLB di wilayah kerja KPPBC TMP A Tangerang oleh Kepala Kantor KPPBC TMP A Tangerang, Abdul Karim. Sementara itu di wilayah kerja KPPBC TMP Merak disampaikan oleh Kepala Seksi Kepabeanan dan Cukai, Guntur S Raharjo, mewakili Kepala KPPBC TMP Merak.
Pada kesempatan tersebut Kepala Kanwil Bea Cukai Banten Rahmat Subagio menyampaikan, “Pertemuan yang kita laksanakan hari ini semoga dapat menjadi wadah komunikasi yang baik. Silahkan sampaikan hal-hal yang mungkin menjadi kesulitan atau membingungkan sehingga kami dapat menanggulangi dalam jangka pendek maupun panjang.” ucap Rahmat
Focus Group Discussion ini memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk berdiskusi langsung dengan Bea Cukai Banten tentang berbagai masalah yang dihadapi dalam menjalankan usahanya.
“Kami merasa senang dengan adanya pertemuan ini. Kami dapat langsung memberikan masukan dan saran serta keluhan, dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan,” ujar Dian dari Metro Logistik Berikat.
Pada kesempatan kali ini disampaikan juga harapan dukungan dari pelaku usaha yang hadir dalam rangka mendukung Kanwil Bea Cukai Banten meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di tahun 2023.“Pemberian fasilitas Pusat Logistik Berikat ini diharapkan dapat mengurangi biaya logistik, mendukung pertumbuhan industri domestik, dan sebagai upaya perbaikan sistem logistik nasional.
Kami juga berharap penerima fasilitas kepabeanan khususnya Pusat Logistik Berikat dapat memanfaatkan kemudahan yang diberikan, serta menjaga kewajibannya terhadap aturan-aturan kepabeanan yang telah ditetapkan”, tutup Rahmat Subagio.
Bea Cukai Banten akan terus melakukan bimbingan dan asistensi kepada seluruh stakeholder nya dan berkomitmen penuh untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dan para stakeholder di wilayah kerjanya. Komitmen ini di tunjukan dengan diadakannya kegiatan sosialisasi dalam bentuk FGD ini secara berkala sehingga dapat menciptakan hubungan kerja sama yang lebih erat dan harmonis. (Red)

















