Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
ADV ITODAY
BeritaNews

Dinkes Kabupaten Serang Ajak Warga Tingkatkan Kewaspadaan Cegah DBD

×

Dinkes Kabupaten Serang Ajak Warga Tingkatkan Kewaspadaan Cegah DBD

Sebarkan artikel ini
Dinkes Kabupaten Serang Ajak Warga Tingkatkan Kewaspadaan Cegah DBD
Example 468x60

itoday.id | Kab. Serang . Guna menekan jumlah penderita Demam Berdarah (DBD) di Kabupaten Serang, Dinas Kesehatan Kabupaten Serang mengajak warga untuk meningkatkan kewaspadaan. Upaya yang terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Serang melalui Dinas Kesehatan yakni meningkatkan sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) kepada masyarakat.

Pada data, kasus DBD di Kabupaten Serang dari bulan Januari hingga Mei 2024 sebanyak 354 kasus, hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinkes Kabupaten Serang Istianah Hariyanti.

Example 300x600

Menekan tingginya angka kasus DBD di Kabupaten Serang, Istianah Hariyanti menerangkan, masyarakat terus didorong untuk melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan melaksanakan gotong royong 3M plus dan melakukan abatisasi secara serentak.

“Berdasarkan data, dari total kasus tersebut, ada sebanyak 6 orang yang meninggal dunia akibat DBD di Kabupaten Serang. Dimana kasus meninggal dunia terbanyak terjadi pada bulan Mei 2024 yakni sebanyak empat orang. Lalu di Bulan Februari dan April masing-masing terdapat satu orang yang meninggal dunia, untuk total ada 354 kasus,” ungkap Istianah Hariyanti kepada infobanten.id belum lama ini.

Ia melanjutkan, Pada bulan Mei 2024,namun pihaknya tetap meminta agar masyarakat tetap waspada dengan kasus DBD di Kabupaten Serang.“untuk pencegahan tentunya masyarakat harus waspada dan merawat lingkungannya,”katanya.

Sementara itu, Kepala Dinkes Kabupaten Serang, Rahmat Fitriyadi mengatakan, maraknya kasus DBD pada tahun dikarenakan terjadinya perubahan iklim.“Jadi bukan terjadi di wilayah kita saja namun juga terjadi di wilayah lain karena terjadinya perubahan iklim. Jadi bukan hanya di Kabupaten Serang,” tegasnya.

Kendati demikian, ia mengatakan jika terjadinya penurunan kasus pada bulan Mei 2024 ini. Kendati demikian ia meminta agar masyarakat tetap waspada karena nyamuk bisa berada dimana saja, baik di dalam rumah maupun di fasilitas umum lainnya.

Untuk itu, pihaknya terus melakukan penyuluhan-penyuluhan kepada masyarakat untuk mau melakukan 3m plus supaya perkembangan nyamuk DBD di Kabupaten Serang dapat terkendali.

“Kita buat edaran-edaran ke kecamatan dan desa agar mau melakukan upaya-upaya pemberantasan jentik,” pungkasnya.

PHBS juga sangat ditekankan karena penting, dengan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) melalui 3M plus yakni mengubur barang bekas, menutup bak penampungan, dan menguras bak mandi dan memelihara ikan pemakan jentik di kolam secara rutin.

Di sisi lain, tingginya kasus DBD saat musim penghujan, karena banyaknya genangan air dan saluran air yang tersumbat. Sedangkan masyarakat mulai melupakan pemahaman bersih lingkungan dan lingkungan sehat. (*)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *