itoday.id | Jakarta. Dalam rangka mengapresiasi kolaborasi pendapatan zakat di Ibukota tahun 2021, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bersama Ketua Baznas (Bazis) DKI, Akhmad Abubakar menyerahkan penghargaan Muzaki Istimewa Award 2022.
Penghargaan diberikan kepada 11 muzaki, termasuk para pejabat walikota berlangsung di Balaikota, Kamis (7/4).
Anies menyampaikan apresiasinya kepada para kolaborator yang menyukseskan pendapatan ZIS tahun 2021.
Untuk diketahui, sejak tahun 2020 melalui program Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB), Baznas (Bazis) DKI Jakarta telah menjadi salah satu agregator yang menyalurkan berbagai bantuan dari seluruh warga Jakarta.
“Kepada semua yang terlibat saya sampaikan terima kasih atas perannya. Kepada Baznas (Bazis) DKI, saya ingin sampaikan secara khusus karena mereka memiliki tingkat inovasi yang luar biasa, serta berbagai terobosan yang amat banyak. Jadi saya berharap sekali di tim resmi amil zakat DKI terus melakukan inovasi,” ujar Gubernur Anies didampingi Wagub Ariza dan Sekda DKI Marullah Matali.
Inovasi dari Baznas Bazis DKI ini dibuktikan dengan meningkatnya hasil pengumpulan Zakat, Infaq dan Shodaqoh (ZIS) di Jakarta dari tahun ke tahun.
Tren kenaikan dalam pengumpulan ZIS terjadi pada tahun 2020 terkumpul sebesar Rp 111,3 miliar dan pada tahun 2021 terkumpul sebesar Rp 188,4 miliar. Sementara tahun ini Baznas (Bazis) DKI Jakarta menargetkan pengumpulan ZIS sebesar Rp 222 miliar.
Anies berharap kegiatan membayar zakat ini bisa menambah semangat dalam proses pemulihan ekonomi pascapandemi di Jakarta.
“Alhamdulillah kondisi sekarang sudah jauh lebih baik dari pada sebelumnya. Sekarang kita sudah mulai menuju recovery. Serta tingkatan minat untuk menyalurkan ZIS agar jumlahnya meningkat. Mudah-mudahan tahun ini semakin banyak kolaborasi untuk saling membantu, khususnya di Bulan Ramadan,” tambah Gubernur Anies.
Ketua Baznas (Bazis) DKI Akhmad Abubakar mengatakan pada Ramadhan 1443 Hijriyah ini menggelar 12 program yanh bertajuk ‘Ramadhan Semua Menjadi Istimewa’.
Program tersebut yakni Free Takjil di 154 Halte Transjakarta, Semua Bisa Makan, Duta Imam, Selametan Rume, Hapus Tato Gratis, Tarawih Keliling, dan Santunan. “Tahun ini kami juga akan membangun Pesantren Tahfidz Disabilitas Tuna Rungu di Lebak Bulus Jakarta Selatan,” kata Abubakar. (Red)

















