Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
News

Irjen Arman : Modus Tersangka Tarik Betor Bawa 60 Kg Sabu

×

Irjen Arman : Modus Tersangka Tarik Betor Bawa 60 Kg Sabu

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

itoday.id, Medan |

Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil mengungkap peredaran Narkotika jenis sabu-sabu yang merupakan jaringan internasional di Kota Medan.

Example 300x600

Deputi Pemberantasan BNN RI, Irjen Pol Arman Depari mengatakan bahwa barang haram itu diamankan dari seorang pebecak motor (Pebetor) bernama Zul yang rumahnya dijadikan gudang penyimpanan narkoba di Jalan Pertiwi, Kecamatan Medan Tembung pada Selasa (10/12) kemarin.

“Penangkapan ini bermula saat BNN menerima informasi adanya jaringan narkoba Malaysia dan Tanjung Balai di Kota Medan,” katanya di Kantor BNNP Sumut, Rabu (11/12).

Arman menjelaskan bahwa dalam penggerebekan yang dilakukan petugas itu, ditemukan sebanyak dua bungkus berisi narkotika jenis sabu yang dikemas dalam bungkus teh cina berwarna hijau yang diletakkan diatas jok penumpang becak dengan nomor polisi BK1744 CG.

“Setelah petugas melakukan penggeledahan di rumah Zul yang berada di Kalurahan Banten, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan dan mengamankan 48 bungkus berisi narkotika,” jelasnya.

“Jadi, barang bukti yang diamankan ada 50 bungkus, beratnya sekitar 60 Kg, sebab satu bukusnya berisi satu kilo lebih,” ucap Arman.

Dari hasil penyelidikan polisi juga mengamankan uang hasil penjualan sekitar Rp 60 juta. Dari situ diketahui bahwa tersangka Zul juga mengedarkan barang haram itu, dengan menggunakan becak motornya.

“Itu bisa kita simpulkan dari nilai nominal uang yang diamankan tidak begitu besar ada Rp 10 ribu, Rp 20 ribu, Rp5 ribu hingga Rp 100 ribu yang bersangkutan menjual langsung kepada pecandu,” terang Arman.

Arman juga mengungkapkan bahwa trik yang dilakukan tersangka dengan menyimpan barang haram tersebut di kediaman warga yang ramai penduduk untuk mengelabui petugas.

“Biasanyakan disimpan di apartemen di pemukiman yang ekslusive. Tapi, ini di rumah atau kampung-kampung. Ini tujuannya agar tidak menjadi target atau tidak menjadi perhatian aparat,” tambahnya.

Penulis : Red

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *