itoday.id | Serang – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto membuka Kick Off Festival Duta Desa Gen Z 2026 di Alun-alun Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten. Festival tersebut melibatkan 75.266 desa di seluruh Indonesia.
Kegiatan yang digelar pada Sabtu (29/8/2026) ini menjadi ajang kreativitas, inovasi, dan kolaborasi bagi generasi muda di desa. Kabupaten Serang dipilih sebagai lokasi kick off festival tingkat nasional tersebut.
“Hari ini kick off Festival Duta Desa Gen Z untuk seluruh Indonesia. Jadi 75.266 desa terlibat semua, kick off-nya dari Kabupaten Serang,” kata Yandri saat ditemui di sela-sela kegiatan, Sabtu (29/8/2026).
Yandri hadir didampingi Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (BAPPISUS) Aries Marsudiyanto serta Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah.
Menurut Yandri, Kementerian Desa dan PDT akan terus menggabungkan berbagai kekuatan untuk mempercepat pembangunan desa. Hal itu dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah, media massa, kampus, dunia usaha, pemerintah daerah, generasi Z, pemuda desa, kepala desa hingga camat.
“Karena kata Bapak Presiden, kita ini bukan superman tapi kita adalah super team. Maka kami di Kementerian Desa melibatkan media massa, kampus, dunia usaha, pemerintah daerah, Gen Z, pemuda di desa, para kepala desa, camat, semua kita kolaborasi,” ujarnya.
Dia mengatakan kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo Subianto, yakni membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi serta pemberantasan kemiskinan.
Menurutnya, generasi Z memiliki peluang besar untuk ikut menggerakkan pembangunan desa. Mereka didorong mengembangkan berbagai potensi yang ada di wilayahnya.
“Kita ingin memacu dan memicu para Gen Z ini untuk berkreasi,” katanya.
Yandri menyebut kreativitas tersebut dapat diwujudkan melalui pengembangan desa wisata, desa ekspor, desa tematik, desa budaya, hingga berbagai inovasi lainnya. Nantinya, generasi muda dengan kreativitas terbaik akan dipilih dalam Festival Duta Desa Gen Z.
“Saya meyakini dengan ini artinya keterlibatan Gen Z akan mempercepat laju pembangunan dari desa. Karena tagline Kementerian Desa, bangun desa bangun Indonesia,” jelasnya.
Yandri juga menilai generasi muda tidak perlu merasa minder hanya karena tinggal di desa. Menurutnya, perkembangan ekonomi desa saat ini membuka peluang bagi anak muda untuk memiliki penghasilan besar.
Dia mencontohkan anak muda di Desa Kalikudi, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, yang disebut mampu memperoleh pendapatan hingga Rp 50 juta per bulan.
Selain itu, Yandri menyebut terdapat Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang mampu mencatat pendapatan hingga Rp 28 miliar dan Rp 17,5 miliar per tahun.
“Ada desa wisata yang bisa mempekerjakan 100 orang. Seperti bekas tambang pasir kita buat desa wisata, jadi banyak sekali. Itulah makanya kehebatan Bapak Presiden Prabowo membangun dari desa,” tuturnya.
Kementerian Desa dan PDT, lanjut Yandri, juga mendorong desa mengembangkan potensi sesuai karakteristik masing-masing. Mulai dari desa ayam petelur, desa nila, desa melon, hingga desa semangka.
Pihaknya juga mendorong pengembangan desa ekspor. Yandri menyebut produk dari desa telah dikirim langsung ke sejumlah negara tujuan ekspor.
“Kita juga buat desa ekspor dengan 49 negara tujuan ekspor dari desa langsung. Saya sudah berapa banyak melepas desa ekspor dari desa langsung, langsung ke pelabuhan tidak lagi pakai perantara langsung ke negara tujuan,” ungkapnya.
Yandri pun mengajak generasi Z untuk tidak malu mengaku sebagai orang desa.
“Harapannya Gen Z tidak perlu minder tinggal di desa, dan tidak perlu malu mengaku orang desa. Jangan menyerah, selalu bersemangat tajir melintir dari desa,” tegasnya.
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengapresiasi keputusan Kemendes PDT menjadikan Kabupaten Serang sebagai tuan rumah Kick Off Festival Duta Desa Gen Z 2026.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi generasi muda di Kabupaten Serang untuk mengambil peran dalam pembangunan desa.
“Gen Z yang sudah hadir di sini tentu harus menangkap peluang ini sebagai peluang yang luar biasa. Gunakan kesempatan sebaik mungkin, jadilah Gen Z yang menjadi inspirator, sebagai motor penggerak,” kata Ratu.
Dia juga mendorong generasi muda memanfaatkan platform digital untuk menyampaikan berbagai informasi positif mengenai pembangunan dan potensi desa.
Ratu mengajak generasi Z di desa untuk tidak mudah menyerah dan terus mengembangkan potensi daerah masing-masing.
“Saya yakin kita bisa membangun desa kita masing-masing khususnya membangun Indonesia,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Kemendes PDT, perwakilan Pemprov Banten, Sekda Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana, jajaran perbankan, para kepala OPD, camat se-Kabupaten Serang, serta ribuan Gen Z dari 29 kecamatan di Kabupaten Serang.

















