Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
ADV ITODAY
NewsOpinionPemerintahan

Produksi Kue Kering Naik 35 Persen Jelang Lebaran

×

Produksi Kue Kering Naik 35 Persen Jelang Lebaran

Sebarkan artikel ini
Produksi Kue Kering Naik 35 Persen Jelang Lebaran
Example 468x60

itoday.id | Serang – Produksi kue kering Lebaran di Kampung Benggala, Kota Serang, mengalami peningkatan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Lonjakan produksi ini dipicu meningkatnya pesanan kue kering yang akan dijadikan oleh-oleh saat mudik.

Salah satu usaha kue kering rumahan, Daraque, memproduksi sedikitnya 10 varian kue kering. Beberapa di antaranya seperti lidah kucing rainbow, kastengel, kue kacang, putri salju, nastar roll, nastar keju, nastar bulat, hingga choco chip.

Example 300x600

Pemilik Daraque, Herawati, mengatakan produksi kue kering tahun ini meningkat sekitar 35 persen dibandingkan tahun lalu. Peningkatan permintaan membuat proses produksi masih terus berjalan meski mendekati Lebaran.

“Biasanya pada H-7 Lebaran produksi sudah berhenti. Namun tahun ini produksi masih berjalan karena target sebanyak 1.000 toples belum tercapai,” kata Herawati, selasa.(10/3)

Ia menjelaskan kenaikan harga bahan baku turut berdampak pada biaya produksi. Akibatnya, harga beberapa jenis kue kering seperti kastengel dan nastar mengalami kenaikan sekitar Rp5.000 per item.

Menurutnya, sejumlah varian kue menjadi favorit konsumen. Di antaranya nastar keju, nastar roll, nastar bulat, lidah kucing, dan kastengel.

Untuk meningkatkan penjualan, Herawati juga memperluas jaringan reseller agar produk kue kering buatannya dapat menjangkau lebih banyak konsumen.

Harga kue kering yang dijual bervariasi. Nastar ukuran tabung 600 mililiter dijual Rp70.000, sedangkan ukuran 800 mililiter Rp90.000. Sementara kastengel ukuran 600 mililiter dijual Rp100.000 dan ukuran 800 mililiter Rp125.000. Secara umum, harga kue kering yang dipasarkan berkisar antara Rp65.000 hingga Rp125.000 per toples.

Selain itu, Daraque juga menyediakan parsel Lebaran dengan harga mulai Rp250.000 hingga Rp300.000, tergantung ukuran parsel.

Herawati menambahkan, kue kering produksinya tidak hanya dibeli untuk konsumsi saat Lebaran, tetapi juga banyak dipesan sebagai oleh-oleh mudik.

Pesanan datang dari berbagai daerah di luar Banten seperti Lampung, Purwokerto, Sidoarjo, Yogyakarta, hingga Jakarta. Sementara untuk konsumen lokal, pesanan didominasi dari wilayah Serang, Pandeglang, dan Cilegon.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *