itoday.id | Serang – Andra Soni menyatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan menyalurkan 59 ton beras dan 5,9 ton ayam beku melalui program Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada masyarakat di empat kabupaten dan empat kota. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk intervensi pemerintah terhadap kerentanan pangan masyarakat.
Andra mengatakan bantuan itu diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat, terutama menjelang bulan Ramadan dan Idul Fitri.
“Ini salah satu upaya kami untuk mengurangi beban masyarakat melalui bantuan tersebut,” kata Andra saat menyalurkan Bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) Provinsi Banten Tahun 2026 di Kantor Kelurahan Kotasari, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Rabu (4/3).
Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat penerima. “Semoga ini bermanfaat dan masyarakat diberikan kekuatan menghadapi kondisi saat ini,” ujarnya.
Menurut Andra, program bantuan CPP juga merupakan bagian dari langkah pemerintah untuk menjaga stabilitas harga pangan serta mengendalikan inflasi di daerah.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Provinsi Banten, tingkat inflasi bulanan atau month to month (m-to-m) pada Februari 2026 tercatat sebesar 0,93 persen. Ia menilai kondisi tersebut perlu dijaga tetap stabil, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri yang biasanya diikuti kenaikan harga sejumlah komoditas pangan.
“Memasuki bulan puasa dan menjelang Lebaran biasanya harga-harga melonjak. Ini harus kita upayakan supaya tetap stabil. Bantuan CPP ini adalah salah satu bentuk kehadiran pemerintah untuk membantu masyarakat,” katanya.
Andra juga menegaskan kebijakan penguatan ketahanan pangan yang digaungkan Prabowo Subianto bertujuan untuk menjaga kesejahteraan masyarakat.
“Kebijakan Presiden Prabowo Subianto terkait memperkuat ketahanan pangan dan lainnya itu kepentingannya untuk menjaga masyarakat agar bisa bertahan dan terlayani dengan sebaik-baiknya,” jelasnya.
Salah satu warga penerima manfaat, Sri Murwani (66), mengaku senang dan bersyukur atas bantuan pangan yang diberikan pemerintah.
“Senang, bahagia, suka cita. Karena diperhatikan sama pemerintah. Terima kasih Pak Gubernur, semoga tetap sehat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten Nasir menjelaskan bantuan tersebut disalurkan kepada 5.900 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berdasarkan data DTSEN, khususnya masyarakat pada desil 1 dan 2.
“Setiap keluarga KPM menerima 10 kilogram beras dan 1 kilogram ayam frozen. Jumlah penerima ini berdasarkan data DTSEN,” katanya.
Nasir menambahkan proses penyaluran dilakukan bekerja sama dengan PT Pos sebagai transporter dengan sistem barcode untuk memastikan bantuan diterima sesuai data penerima.
Penyaluran bantuan telah dilakukan di Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang, Kota Serang, dan Kota Cilegon.
Adapun rincian penerima bantuan di delapan daerah meliputi Kota Cilegon sebanyak 174 KPM, Kota Serang 342 KPM, Kota Tangerang Selatan 346 KPM, Kabupaten Pandeglang 925 KPM, Kabupaten Lebak 981 KPM, Kabupaten Tangerang 1.610 KPM, Kota Tangerang 796 KPM, dan Kabupaten Serang 726 KPM.
“Totalnya ada 5.900 KPM yang menerima bantuan ini,” jelas Nasir.
Ia menambahkan program bantuan CPP bertujuan menekan tingkat kerentanan pangan masyarakat, terutama bagi kelompok kurang mampu.
Nasir juga memastikan stok Cadangan Pangan Pemerintah Provinsi Banten masih aman, yakni mencapai 406 ton yang tersimpan di Bulog. Pada 2026, Pemprov Banten juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1 miliar untuk menambah cadangan pangan tersebut.
“Ini sedang dalam proses, mudah-mudahan bulan Maret ini kita sudah bisa menambah lagi CPP Provinsi Banten,” pungkasnya.

















