Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
ADV ITODAY
NewsOpinionPemerintahan

Imigrasi Serang Salurkan 5 Tangki Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

×

Imigrasi Serang Salurkan 5 Tangki Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Sebarkan artikel ini
Imigrasi Serang Salurkan 5 Tangki Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
Example 468x60

itoday.id | Serang – Warga Kampung Kebasiran, RT 01/RW 04, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten, mengantre untuk mendapatkan bantuan air bersih yang disalurkan Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Serang, Jumat (24/7). Bantuan berupa lima tangki air bersih diberikan untuk memenuhi kebutuhan warga yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Serang, I Gusti Agung Komang Artawan, mengatakan penyaluran air bersih merupakan bagian dari bakti sosial kepada masyarakat yang mengalami krisis air bersih.

Example 300x600

“Saat ini sedang musim kemarau sehingga kami menyalurkan bantuan air bersih bagi warga yang terdampak kekeringan. Hari ini kami menyalurkan sebanyak lima tangki air bersih,” kata Komang kepada wartawan.

Komang mengatakan pihaknya akan terus memetakan wilayah-wilayah yang mengalami krisis air bersih agar bantuan dapat diberikan secara tepat sasaran.

“Kami akan terus membantu masyarakat. Nanti kami petakan daerah mana yang benar-benar membutuhkan air bersih,” ujarnya.

Pegawai Kelurahan Kasemen, Suhroni, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan Imigrasi Serang. Menurutnya, krisis air bersih di Kampung Kebasiran terjadi hampir setiap musim kemarau.

“Kami berterima kasih kepada Imigrasi Serang yang telah memberikan bantuan air bersih. Saat ini warga memang sangat membutuhkan,” kata Suhroni.

Ia menjelaskan, sumber air di wilayah tersebut tidak dapat dimanfaatkan saat musim kemarau. Sungai mengering, sementara pengeboran sumur beberapa kali dilakukan namun tidak membuahkan hasil.

“Kalau musim kemarau sungai kering, warga kesulitan air bersih. Pengeboran juga beberapa kali dilakukan, tapi yang keluar justru gas. Sumur pun tidak bisa dimanfaatkan karena airnya asin,” jelasnya.

Salah seorang warga, Karmini, mengatakan sudah sekitar satu bulan mengalami kesulitan air bersih. Selama itu, ia harus membeli air untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

“Sudah sebulan kekeringan. Untuk kebutuhan sehari-hari saya beli air satu gerobak berisi 10 jeriken harganya Rp 20 ribu. Setiap musim kemarau memang selalu beli air karena air sumur asin,” ujarnya.

Karmini mengaku bersyukur mendapat bantuan air bersih dari Kantor Imigrasi Serang. Ia berharap bantuan serupa terus disalurkan selama musim kemarau masih berlangsung, ” ujarnya.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *