Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
ADV ITODAY
NewsOpinionPemerintahan

Wagub Banten Tekankan Kesiapsiagaan Hadapi Bencana, Minta Mitigasi Dioptimalkan

×

Wagub Banten Tekankan Kesiapsiagaan Hadapi Bencana, Minta Mitigasi Dioptimalkan

Sebarkan artikel ini
Wagub Banten Tekankan Kesiapsiagaan Hadapi Bencana, Minta Mitigasi Dioptimalkan
Example 468x60

itoday.id | Serang – Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan optimalisasi mitigasi bencana di wilayah Banten. Ia mengingatkan bahwa provinsi ini memiliki potensi tinggi terhadap berbagai bencana alam sehingga diperlukan kolaborasi kuat antar pemangku kepentingan.

Hal itu disampaikan Dimyati usai mendampingi Kapolda Banten Irjen Hengki saat memimpin Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi secara serentak di Lapangan Mapolda Banten, Kota Serang, Rabu (5/11/2025).

Example 300x600

“Karena kalau sudah terjadi bencana dan tidak ada persiapan apa pun, pasti akan terjadi kepanikan baik di masyarakat maupun petugas di lapangan,” ujar Dimyati.

Ia menekankan, mitigasi bencana yang baik akan mengurangi dampak kerugian sekaligus menekan biaya besar pasca bencana. Menurutnya, masyarakat akan merasa lebih tenang jika seluruh unsur potensi SAR, termasuk aparat TNI, Polri, dan pemerintah daerah, selalu siap siaga kapan pun dibutuhkan.

“Alhamdulillah, tadi kalau saya lihat seluruh personel baik dari jajaran Polda Banten, TNI, dan Pemda sudah siap semua,” katanya.

Usai apel, Wagub bersama Kapolda dan jajaran meninjau langsung sarana dan prasarana kebencanaan yang disiapkan, mulai dari kendaraan taktis hingga peralatan air bersih. “Ini luar biasa, ternyata kesiapannya sampai pada peralatan air bersih pun sudah disiapkan,” puji Dimyati.

Sementara itu, Kapolda Banten Irjen Hengki menyampaikan bahwa apel kesiapsiagaan ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam memastikan personel dan perlengkapan tanggap bencana siap dikerahkan kapan pun. Ia juga menekankan pentingnya sosialisasi dan penyebarluasan informasi kepada masyarakat di daerah rawan bencana.

“Setiap informasi dari BMKG harus bisa tersampaikan dengan cepat dan tepat agar fatalitas pasca bencana bisa diminimalkan dan masyarakat bisa terselamatkan,” ujar Hengki.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *