Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
ADV ITODAY
NewsOpinionPemerintahan

Presiden Serahkan Bantuan Pangan Bulog Untuk warga Cilegon

×

Presiden Serahkan Bantuan Pangan Bulog Untuk warga Cilegon

Sebarkan artikel ini
Presiden Serahkan  Bantuan Pangan Bulog Untuk warga Cilegon
<![CDATA[]]>
Example 468x60

itoday.id | Cilegon – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo  kembali melakukan kunjungan ke Kota Cilegon , Kali ini Presiden Jokowi mengecek dan turut menyerahkan secara langsung beras Bantuan Pangan tahap II kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kantor Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, Provinsi Banten, pada Selasa, (12/9/ 2023).

Turut mendampingi Presiden dalam penyerahan bantuan tersebut yakni Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi, Direktur Utama Bulog Budi Waseso, Pj. Gubernur Banten Al Muktabar, dan Wali Kota Cilegon Helldy Agustian.

Example 300x600

Kepada para penerima, Presiden Jokowi menjelaskan bahwa bantuan akan diberikan sejumlah 10 kilogram (kg) beras untuk 3 bulan. “Jadi setelah kemarin dibagi tiga bulan, sekarang tiga bulan lagi dibagi 10 kg, 10 kg, 10 kg,” kata Jokowi.

Presiden juga menambahkan bahwa selain penyaluran beras Bantuan Pangan tahap ke II ini, BULOG juga melaksanakan operasi pasar secara masif di retal-retail modern dan pasar tradisional untuk meredam fenomena kenaikan harga beras yang sedang terjadi.

“Berbarengan, jadi membagi beras Bantuan Pangan sebanyak 10 kg per keluarga penerima untuk 21,3 juta keluarga. Yang kedua, BULOG juga melakukan operasi pasar ke ritel-ritel dan pasar-pasar, semuanya akan diguyur beras secara masif. Kita harapkan dengan itu harga beras akan mulai turun,” tambah Jokowi.

Direktur Utama Perum BULOG Budi Waseso yang ikut mendampingi kunjungan kerja Presiden mengatakan dengan adanya percepatan program Bantuan Pangan tahap II di bulan September hingga November 2023, di harapkan dapat menekan fluktuasi harga beras yang terjadi saat ini.

“Harapan kita dengan menggelontorkan bantuan beras ini sebanyak 3 bulan atau dengan jumlah total sebanyak 640.590 ton kepada 21,3 juta KPM dapat berdampak efektif seperti yang telah kita lakukan pada tahap I di bulan Maret – Mei lalu”, ujar Budi Waseso. (An/Red)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *