Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
ADV ITODAY
News

Pengiriman Sampah Tangsel Berkurang

×

Pengiriman Sampah Tangsel Berkurang

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

itoday.id | Serang – Volume pengiriman sampah dari Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ke TPAS Cilowong diusulkan turun menjadi 280 ton per hari dari 400 ton per hari. Usulan ini terungkap saat evaluasi Pemkot Serang melakukan evaluasi kerja sama pengelolaan sampah dengan Pemkot Tangsel.

Diketahui, sejak 1 Januari 2022 TPAS Cilowong tak lagi menerima sampah dari wilayah Kota Tangsel. Kini, Pemkot Serang melalui Tim Kerja Sama Daerah (TKSD) melakukan evaluasi kerja sama tersebut. Pengiriman dilakukan kembali setelah evaluasi rampung dan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) kembali antara Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang dan DLH Kota Tangsel.

Example 300x600

Kepala DLH Kota Serang Farach Richi mengatakan, Pemkot Tangsel telah memberikan gambaran pengurangan volume sampah yang dikirim ke TPAS Cilowong. “Dari Tangsel sendiri menyampaikan bahwa akan ada pengurangan volume sampah yang tadinya 400 ton menjadi 280 ton per hari,” ujarnya kepada wartawan, Selasa.

Kata Farach, apabila pengurangan terjadi dilakukan, secara otomatis berpengaruh terhadap retribusi yang diterima oleh Pemkor Serang. Untuk itu, pihaknya belum bisa mengambil keputusan terkait kelanjutan kerja sama itu. “Usulannya memang belum resmi. Tapi itu kami juga sedang menunggu dari Dinas Lingkungan Hidup Tangsel bagaimana jelasnya,” katanya.

“Pengurangan tonase apakah karena ada tempat pembuangan lain, saya enggak tahu. Yang jelas itu bisa ditanya ke Pemkot Tangsel,” tambah Farach.

Saat ini, kelanjutan kerja sama tersebut masih tahap evaluasi. DLH akan melakukan sosialisasi kembali ke masyarakat, termasuk usulan DLH Pemkot Tangsel. “Jadi, ini kita kaji dari berbagai aspek, pertama aspek sosial kemasyarakatan, aspek hukum dan ini pernah kita sampaikan juga ke TKSD,” katanya.

“Rencananya pekan ini kami akan melakukan pendekatan kepada masyarakat, sosialisasi terhadap masyarakat sehingga masyarakat bisa memahami untuk lanjutan kerja sama dengan Tangsel,” tambah Mantan Camat Serang itu.

Lebih lanjut, Farach mengungkapkan, saat ini Pemkot Tangsel untuk sementara tak mengirim sampah ke TPAS Cilowong, karena pengiriman bisa dilakukan setelah perjanjian kerja sama baru di tahun 2022. “Nanti pengiriman setelah ada penandatanganan baru (2022),” katanya.

Sementara Walikota Serang Syafrudin mengatakan, kerja sama pengelolaan sampah dengan Pemkot Tangsel masih tahap kajian. TKSD akan meminta masukan dari DPRD Kota Serang. “Sekarang masih tahap evaluasi,” katanya.

Menurut Syafrudin evaluasi dilakukan agar kerja sama pengelolaan sampah dengan Pemkot Tangsel dapat memberikan manfaat bagi Kota Serang. “Sejauh ini tidak ada keluhan, yang waktu itu saja, untuk saat ini belum ada,” terangnya.

“Intinya, kerja sama ini masih tahap kajian dan nanti DLH akan secara detail membahas poin-poinnya apabila terjadi perubahan,” beber Syafrudin.

Terpisah, Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi mengatakan dalam waktu dekat ini pihaknya akan memanggil TKSD terkait dengan kelanjutan kerja sama pengelolaan sampah dengan Pemkot Tangsel. “Besok (hari ini-red) kalau tidak ada halangan kami akan bertemu dengan TKSD untuk membahas kerja sama itu,” katanya.

“Pandangan kami, selama memberikan dampak positif bagi pembangunan TPAS Cilowong. Tentu, harus diteruskan kerja sama ini,” tambah Budi. (*)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *