Itoday.id | SERANG – Anggota DPRD Banten fraksi partai Golkar Muhsinin, menolak keras wacana pemerintah pusat yang akan menghapus tenaga honorer tahun 2023 mendatang di Indonesia.
“Saya prihatin dan menolak keras pemerintah pusat menghapus tenaga honorer. Saya pribadi tidak setuju,” ungkap Muhsinin saat ditemui di kediamannya pada, Selasa (12/7/2022).
Menurutnya, tenaga honorer banyak yang pintar dalam bekerja, membantu Pegawai Negeri Sipil atau PNS sehingga sangat dibutuhkan.
“Jadi bukan menyampingkan PNS, akan tetapi tenaga honorer juga sangat dibutuhkan, mereka membantu PNS dalam bekerja,” ujarnya.
Jika terjadi penghapusan tenaga honorer, banyak pengangguran yang estimasi jumlah tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten mencapai ribuan.
Oleh sebab itu, Dia pun menginginkan tenaga honorer agar semua diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK tanpa ada syarat tertentu.
“Semua tenaga honorer diangkat menjadi PPPK tanpa ada syarat-syarat tertentu. Kami selaku wakil rakyat akan memperjuangkan hal itu,” tegas Muhsinin.
Seperti diketahui, jumlah tenaga honorer yang tersebar pada sejumlah OPD di lingkungan Provinsi Banten mencapai ribuan tenaga honorer.(Red)

















