Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
ADV ITODAY
NewsOpinionPemerintahan

Bea Cukai dan APKB Bahas Tantangan Kawasan Berikat dalam Forum “Kaban Mendengar

×

Bea Cukai dan APKB Bahas Tantangan Kawasan Berikat dalam Forum “Kaban Mendengar

Sebarkan artikel ini
Bea Cukai dan APKB Bahas Tantangan Kawasan Berikat dalam Forum “Kaban Mendengar
Example 468x60

itoday.id | Tangerang selatan – Kantor Wilayah (Kanwil) Bea dan Cukai Banten menggelar forum diskusi bersama para pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Kawasan Berikat (APKB) dalam forum Kaban Mendengar pada Rabu 20 Mei 2026.

Kegiatan yang berlangsung secara luring di Aula Kanwil DJBC Banten dihadiri 47 perwakilan perusahaan penerima fasilitas Kawasan Berikat dan juga pengurus APKB Indonesia.

Example 300x600

APKB merupakan organisasi yang menjadi wadah bagi perusahaan-perusahaan penerima fasilitas Kawasan Berikat dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Untuk wilayah Banten, APKB dipimpin oleh Ahmad Matien Mukhtar.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Banten, Ambang Priyonggo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen Bea Cukai dalam membangun komunikasi aktif sekaligus mendengarkan aspirasi para pengguna jasa khususnya di wilayah kerja Kanwil DJBC Banten.

“Melalui forum ini, kami ingin mendengarkan secara langsung berbagai aspirasi, tantangan, serta kondisi yang dihadapi perusahaan-perusahaan penerima fasilitas Kawasan Berikat terutama di masa sekarang yang penuh tantangan,” ucap Ambang.

Memasuki sesi utama, forum diisi dengan diskusi interaktif. Para pengusaha menyampaikan berbagai pertanyaan dan masukan yang dijawab langsung oleh jajaran Bea Cukai. Diskusi berlangsung dinamis, dengan pertukaran pandangan antara pelaku usaha dan Bea Cukai sebagai regulator.

Para pelaku usaha juga menyampaikan sejumlah tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan fasilitas Kawasan Berikat, mulai dari dinamika operasional, kebutuhan layanan, hingga penyesuaian terhadap ketentuan kepabeanan yang terus berkembang. Suasana diskusi berlangsung terbuka dan konstruktif, mencerminkan sinergi antara regulator dan pelaku usaha dalam mendukung iklim investasi dan industri nasional.

Dalam forum tersebut, Bea Cukai menghadirkan perwakilan dari berbagai unit kerja. Dari Kantor Pusat DJBC hadir Yetty Yulianty selaku Kepala Subdirektorat Tempat Penimbunan Berikat. Dari Kanwil DJBC Banten hadir Iwan Agung Kusuma Pranata selaku Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai.

Sementara itu, perwakilan kantor pelayanan dihadiri oleh Hendra Hutabarat selaku Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai VIII KPPBC TMP A Tangerang serta Mohammad Anhar Deni Purnama selaku Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai V KPPBC TMP Merak.

Ketua APKB Banten, Iwa Koswara, menyampaikan apresiasi kepada Bea Cukai Banten atas terselenggaranya forum diskusi tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi sarana penting untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara Bea Cukai dan pelaku usaha.

“Aspirasi yang kami sampaikan disini adalah berdasarkan masukan dari anggota APKB, perusahaan-perusahaan Kawasan Berikat yang beroperasi di wilayah Provinsi Banten” ujar Iwa.

Melalui kegiatan Kaban Mendengar, Bea Cukai Banten menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan prima kepada pengguna jasa, sekaligus membuka ruang dialog yang konstruktif dalam rangka menciptakan pelayanan kepabeanan dan cukai yang semakin responsif, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan dunia usaha.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *