Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
ADV ITODAY
NewsOpinionPemerintahan

Gubernur Banten dan Menteri Resmikan Program Bedah Rumah 2026, Target Ribuan Unit di Banten

×

Gubernur Banten dan Menteri Resmikan Program Bedah Rumah 2026, Target Ribuan Unit di Banten

Sebarkan artikel ini
Gubernur Banten dan Menteri Resmikan Program Bedah Rumah 2026, Target Ribuan Unit di Banten
Example 468x60

itoday.id | Tangerang – Gubernur Banten Andra Soni bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian meluncurkan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah tahun anggaran 2026 secara nasional.

Peluncuran dilakukan di Gedung Serba Guna (GSG) Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Senin (30/3/2026), serta dirangkaikan dengan kolaborasi program pembiayaan perumahan dan pemberdayaan ekonomi rakyat bersama sejumlah lembaga keuangan.

Example 300x600

Dalam kesempatan itu, Andra Soni menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menyelesaikan persoalan perumahan sekaligus mendorong penguatan ekonomi masyarakat.

“Kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, lembaga pembiayaan, dan perbankan menjadi sangat strategis dalam menghadirkan solusi perumahan yang inklusif,” ujar Andra.

Ia menyebut program BSPS menjadi langkah konkret untuk mengurangi rumah tidak layak huni serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat berpenghasilan rendah.

Andra juga sempat membagikan pengalaman pribadinya saat pertama kali memiliki rumah subsidi pada 2003. Ia mengaku terharu hingga menangis saat itu.

“Saat itu kami sampai menangis, namun rumah itu masih kami tempati hingga sekarang,” ungkapnya.

Ia pun berharap masyarakat yang belum memiliki rumah dapat memanfaatkan program tersebut. “Ini program luar biasa yang membuka jalan rezeki,” tambahnya.

Berdasarkan data, alokasi BSPS di Provinsi Banten pada 2026 hingga Maret mencapai 3.322 unit, meningkat dibandingkan 2025 sebanyak 1.742 unit. Program ini bahkan berpotensi mencapai total 6.975 unit.

Adapun sebaran bantuan meliputi Kabupaten Tangerang 1.308 unit, Kabupaten Lebak 895 unit, Kabupaten Pandeglang 540 unit, Kota Tangerang 299 unit, Kota Cilegon 100 unit, Kota Tangerang Selatan 79 unit, Kabupaten Serang 55 unit, serta Kota Serang 46 unit.

Sementara itu, Maruarar Sirait menekankan pentingnya pembangunan perumahan yang dibarengi dengan penguatan ekonomi masyarakat agar berkelanjutan.

“Masyarakat harus diberikan akses pembiayaan yang murah dan aman, sehingga tidak terjerat rentenir dengan bunga tinggi,” ujarnya.

Ia menyebut pemerintah telah menyiapkan sejumlah kebijakan strategis, seperti penurunan bunga pinjaman bagi nasabah PNM Mekaar serta program Kredit Usaha Rakyat (KUR) sektor perumahan senilai Rp180 triliun.

Maruarar juga mengapresiasi ketangguhan pelaku usaha mikro, khususnya ibu-ibu nasabah PNM Mekaar yang dinilai menjadi tulang punggung ekonomi keluarga.

“Mereka perempuan tangguh yang disiplin dan menjaga harga diri. Ini contoh luar biasa,” katanya.

Tito Karnavian menambahkan, program perumahan merupakan salah satu instrumen penting dalam upaya pengentasan kemiskinan.

“Rumah adalah kebutuhan dasar. Jika program perumahan berjalan masif, maka kemiskinan akan berkurang,” ujarnya.

Di akhir, Andra Soni menyatakan optimistis sinergi antara pemerintah pusat dan daerah mampu menghadirkan hunian layak sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat, khususnya di Provinsi Banten.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *