itoday.id | Serang – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Banten kembali mendirikan Posko Mudik 2026 untuk membantu para pemudik yang melintas di wilayah Banten menuju Pulau Sumatera. Posko tersebut merupakan bagian dari program pelayanan rutin PKS setiap tahun menjelang arus mudik Lebaran.
Program Posko Mudik PKS ini diluncurkan secara serentak secara nasional oleh Presiden PKS, Muzammil Yusuf.
Ketua DPW PKS Banten yang juga Wakil Bupati Serang, Najib Hamas, mengatakan keberadaan posko mudik di Banten sangat penting karena wilayah tersebut menjadi jalur utama pemudik dari Jakarta menuju pelabuhan penyeberangan ke Sumatera.
“Banten merupakan lintasan rute perjalanan para pemudik menuju Sumatera. Karena itu kami merasa penting hadir di tengah masyarakat untuk membantu para pengendara yang melakukan perjalanan mudik,” ujar Najib, Senin (16/3).
Najib menjelaskan perjalanan dari Jakarta menuju pelabuhan penyeberangan seperti Pelabuhan Ciwandan cukup jauh, terutama bagi pengendara sepeda motor yang membawa keluarga. Kondisi tersebut membuat pemudik membutuhkan tempat beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan, terutama jika melakukan perjalanan pada malam hari.
Dalam posko mudik yang dipusatkan di Kabupaten Serang tersebut, PKS menyediakan berbagai layanan bagi pemudik. Layanan yang disediakan di antaranya tempat istirahat, makanan dan minuman gratis, layanan kesehatan ringan, hingga terapi bagi pemudik yang mengalami kelelahan.
Lokasi posko dipilih di Kabupaten Serang karena berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya menjadi titik yang paling banyak disinggahi pemudik untuk beristirahat setelah menempuh perjalanan jauh.
Pada tahun ini, PKS juga menambahkan layanan baru berupa bantuan pemesanan tiket penyeberangan secara online bagi pemudik yang belum memiliki tiket kapal.
“Ada pemudik yang sampai di sekitar pelabuhan tetapi harus menunggu lama karena belum memesan tiket secara online. Karena itu kami membantu memfasilitasi pemesanan tiket tersebut di posko,” jelas Najib.
Posko Mudik PKS mulai beroperasi sejak H-5 hingga H-2 Lebaran dan diperuntukkan bagi pemudik kendaraan roda dua maupun roda empat. Dalam pelaksanaannya, PKS juga berkolaborasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait agar pelayanan kepada pemudik dapat berjalan lancar.
Najib menegaskan keberadaan posko tersebut tidak menargetkan jumlah pemudik yang harus dilayani. Menurutnya, yang terpenting adalah memastikan para pemudik dapat beristirahat dengan baik sebelum melanjutkan perjalanan.
“Target kami bukan jumlah orang yang mampir, tetapi bagaimana para pemudik bisa beristirahat, kembali segar, dan melanjutkan perjalanan dengan aman,” pungkasnya.

















