itoday. id | Serang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggalakkan Gerakan Jumat Bersih sebagai upaya mewujudkan Indonesia yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI). Kegiatan ini dipusatkan di Kawasan Masjid Banten Lama, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Jumat (6/2).
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Deden Apriandhi, mengatakan gerakan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden RI terkait peningkatan keasrian lingkungan.
“Hari ini kita menindaklanjuti instruksi Presiden terkait keasrian Indonesia yang bermakna Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI). Berdasarkan arahan Gubernur Banten, kami berkoordinasi dengan seluruh unsur Forkopimda serta melibatkan pelajar dan mahasiswa untuk melaksanakan gerakan bersih-bersih ini,” kata Deden di sela kegiatan.
Menurut Deden, kawasan Banten Lama dipilih sebagai titik awal karena menjadi ikon sejarah Provinsi Banten sekaligus destinasi wisata religi yang ramai dikunjungi. Ia juga meninjau langsung sodetan dari pelataran Masjid Banten Lama menuju Kanal Banten yang dinilai efektif mengurangi dampak banjir di area tersebut.
Deden menyampaikan pesan Gubernur Banten Andra Soni agar seluruh elemen masyarakat aktif menjaga kebersihan lingkungan.
“Bapak Gubernur sangat berharap keterlibatan semua pihak, mulai dari tingkat desa hingga perkampungan, supaya tidak ada lagi sampah berserakan. Kalau lingkungan bersih dan dijaga bersama, kesehatan masyarakat juga terjaga,” tegasnya.
Untuk meningkatkan konsistensi, Pemprov Banten juga berencana menghidupkan kembali lomba kebersihan lingkungan sebagai stimulus partisipasi masyarakat.
Sebelum aksi pungut sampah dimulai, digelar Apel Gerakan Indonesia ASRI di halaman Museum Banten Lama yang dipimpin Kapolda Banten Irjen Pol Hengki.
Dalam amanatnya, Kapolda menegaskan Gerakan Jumat Bersih harus dilakukan secara rutin dan berkelanjutan, bukan sekadar seremonial.
“Sesuai arahan Presiden, Jumat Bersih wajib dilaksanakan secara kontinu setiap minggu. Mulai dari lingkungan perkantoran, sekolah, perguruan tinggi, hingga RT dan RW,” jelas Irjen Hengki.
Ia mengajak seluruh elemen untuk menggaungkan gerakan ini demi terciptanya stabilitas dan kenyamanan di Banten.
“Mari kita wujudkan Banten yang ASRI; aman, sehat, resik, dan indah,” ujarnya.
Kegiatan ini diikuti ribuan peserta yang terdiri dari personel TNI-Polri, ASN, pegawai BUMN, mahasiswa, pelajar, serta masyarakat setempat

















