itoday. id | Serang – Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Serang resmi menerima peserta Program Pemagangan Nasional Batch II yang diselenggarakan Kementerian Ketenagakerjaan RI. Sebelum mulai praktik, para peserta mengikuti kegiatan orientasi secara daring melalui kanal YouTube resmi Kemenaker, Senin (24/11).
Dalam pemaparan, Menteri Ketenagakerjaan RI Prof. Yassierli menegaskan bahwa pemagangan menjadi strategi nasional dalam menyiapkan generasi muda menghadapi dunia kerja yang makin kompetitif.
“Pemagangan adalah investasi jangka panjang dalam pembangunan SDM. Peserta tidak hanya belajar pekerjaan teknis, tetapi juga membentuk etos kerja, disiplin, dan kemampuan beradaptasi,” kata Prof. Yassierli.
Ia juga menekankan pentingnya penguasaan hard skills, soft skills, serta kesiapan menghadapi perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI).
Peserta magang mendapatkan sejumlah materi, di antaranya: Pentingnya kompetensi teknis sesuai kebutuhan bidang kerja. Tantangan dunia kerja modern, termasuk digitalisasi pelayanan publik dan penggunaan AI. Kesiapan menghadapi perubahan teknologi dan literasi digital. Hak dan kewajiban peserta serta pedoman mentor selama magang
Materi juga mencakup manfaat program, ketentuan penyelenggaraan, hingga tata cara pelaksanaan pemagangan
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Serang, I Gusti Agung Komang Artawan, menyambut baik kepercayaan Kemenaker terhadap jajarannya sebagai lokasi penyelenggaraan magang.
“Kami berkomitmen memberikan ruang pengembangan kompetensi yang maksimal bagi peserta. Harapannya, program ini melahirkan generasi muda profesional yang siap menghadapi dunia kerja dan berkontribusi dalam pelayanan publik,” ujarnya.
Peserta tampak antusias mengikuti paparan materi serta sesi diskusi interaktif yang dipandu langsung oleh Kemenaker.
Kegiatan orientasi ini menjadi langkah awal pembentukan SDM unggul yang adaptif, berintegritas, serta siap bersaing di tingkat nasional maupun global. Dengan sinergi lintas lembaga, program pemagangan diharapkan mampu melahirkan agen perubahan positif bagi pelayanan publik dan pembangunan bangsa.

















