itoday.id | Serang . Upaya Perumda atau PDAM Tirta Al-Bantani dalam memperkuat transparansi informasi publik kembali membuahkan hasil. Pada ajang Anugerah Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Tahun 2025 yang digelar Komisi Informasi Provinsi Banten, badan usaha milik daerah tersebut berhasil membawa pulang dua penghargaan penting.
Tirta Al-Bantani berhasil menempati peringkat ke-6 dari 14 BUMD dalam kategori Badan Publik Informatif, dengan perolehan nilai 90,91. Pencapaian ini menandai peningkatan dari tahun sebelumnya, ketika mereka masih berada pada kategori “Menuju Informatif”.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Ketua PPID Perumda Tirta Al-Bantani, Henri Khairuddin, dalam acara penganugerahan yang berlangsung di Pendopo Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, pada Rabu, 12 November 2025. Deretan pejabat penting turut hadir, termasuk Wakil Gubernur Banten Ahmad Dimyati Natakusumah, dan Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim.
Selain kategori badan publik, Tirta Al-Bantani juga mencatat prestasi di kategori individu. Sekretaris PPID, Putri Shafitri, dinobatkan sebagai Petugas PPID Terbaik BUMD. Pencapaian ini menjadi refleksi kerja keras dan pelayanan informatif yang selama ini diupayakan oleh tim PPID.
Putri mengungkapkan rasa haru dan syukurnya. Menurutnya, penghargaan tersebut bukan tujuan akhir, melainkan motivasi agar layanan keterbukaan informasi yang diberikan dapat semakin meningkat setiap tahunnya. “Kami berupaya agar masyarakat dapat menerima informasi secara cepat dan tepat, bukan sekadar mengejar penghargaan,” jelasnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Serang, Zaldi Dhuhana, yang turut hadir dalam acara tersebut, mengapresiasi capaian Tirta Al-Bantani. Ia menegaskan bahwa prestasi ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam budaya keterbukaan informasi publik, baik di lingkungan BUMD maupun pemerintah daerah.
Tidak hanya Tirta Al-Bantani, Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran juga mencuri perhatian dengan raihan Desa Terbaik Keterbukaan Informasi Publik 2025, menambah daftar prestasi Kabupaten Serang di ajang tahun ini.
Ketua PPID, Henri Khairuddin, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah strategis untuk mendorong keterbukaan informasi pada tahun mendatang. Salah satunya adalah meningkatkan kualitas pengelolaan website dan membentuk tim kreatif konten. Langkah ini bertujuan agar masyarakat bisa mengakses informasi penting dengan lebih mudah, cepat, dan menarik.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh masyarakat mendapatkan informasi yang mereka butuhkan. Status informatif ini menjadi pijakan awal untuk meningkatkan kualitas layanan,” katanya.
Dalam kategori pemerintah kabupaten/kota, Pemerintah Kabupaten Serang juga meraih hasil positif dengan menempati peringkat ke-5 dari 8 daerah, mencatatkan nilai 99,67. Hal ini memperkuat komitmen Kabupaten Serang untuk terus mengembangkan keterbukaan informasi sebagai bagian dari reformasi tata kelola pemerintahan. (ADV)

















