itoday.id | Lebak – Polda Banten menggelar kegiatan penanaman jagung serentak di lahan Perluasan Areal Tanam (PAT) sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat. Kegiatan ini dipusatkan di Desa Sangkak Manik, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, Selasa (9/9).
Kapolda Banten Brigjen Pol Hengki, hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama pejabat utama (PJU) Polda Banten, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Banten, Kapolres Lebak AKBP Herfio Zaki, serta kelompok tani setempat.
Pada kesempatan itu, Polda Banten bersama masyarakat menanam jagung di lahan Perhutani seluas 50 hektar. Dari total lahan tersebut, 30 hektar sudah siap ditanami dengan bibit jagung unggul NK 212. Secara bersamaan, jajaran Polres di wilayah hukum Polda Banten juga melaksanakan penanaman jagung di enam lokasi berbeda dengan total lahan 724 hektar, 103 hektar di antaranya siap tanam. Penanaman dilakukan menggunakan 1.320 kilogram bibit jagung.
Kapolda Banten menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar menanam jagung, tetapi juga memiliki makna strategis dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. “Ketahanan pangan adalah salah satu pilar penting bagi kemandirian bangsa. Bangsa yang mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri akan berdiri lebih kuat, berdaulat, dan tidak mudah terpengaruh oleh tekanan global,” ujar Hengki.
Ia menambahkan, penanaman jagung serentak ini menjadi wujud nyata keseriusan Polda Banten bersama pemangku kepentingan dalam mendukung swasembada pangan. “Jagung yang kita tanam hari ini, insya Allah, akan menjadi sumber kehidupan, ekonomi, dan ketahanan bangsa di masa depan. Kami berharap sinergi antara masyarakat, kelompok tani, pemerintah daerah, serta TNI-Polri dapat terus ditingkatkan agar hasil pertanian ini memberi manfaat nyata,” katanya.
Kapolda Banten juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung kegiatan tersebut, mulai dari Perhutani, pemerintah daerah, hingga kelompok tani. “Mari kita jadikan penanaman jagung serentak ini sebagai ikhtiar bersama dalam mewujudkan Banten yang sejahtera, Indonesia yang mandiri, dan bangsa yang kuat,” ujarnya.

















