itoday.id | Lebak – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Banten, Ambang Priyonggo, menerima penghargaan langsung dari Kepala BNN RI sebagai bentuk apresiasi terhadap komitmen lembaga dalam mendukung upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Banten, Ambang Priyonggo, mengapresiasi peluncuran program kolaboratif Desa Bersinar (Desa Bersih Narkoba) yang digagas oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).
“Dengan adanya kolaborasi ini, Desa Bersinar adalah langkah konkret menuju Indonesia Emas 2045. Seperti pesan Presiden Prabowo, pembangunan nasional harus dimulai dari desa,” ujar Ambang saat menghadiri peresmian program di Lapangan Desa Tambakbaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten, Selasa.
Kegiatan tersebut menjadi bukti sinergi antar-lembaga dalam upaya pemberantasan penyalahgunaan narkoba hingga ke tingkat desa. Acara dihadiri oleh Kepala BNN RI Komisaris Jenderal Polisi Marthinus Hukom, Menteri Desa PDTT Yandri Susanto, Kabarhakam Polri Komjen Pol Muhammad Fadil Imran, Kapolda Banten Irjen Pol Suyudi Ario Seto, Kepala BNNP Banten Rohmad Nursahid, serta tokoh agama dan unsur Forkopimda Banten.
Dalam sambutannya, Kepala BNN RI Marthinus Hukom menegaskan pentingnya pencegahan narkoba sejak dari pemerintahan desa. Menurutnya, posisi geografis Banten yang strategis menjadikannya rawan sebagai jalur peredaran narkotika lintas pulau.
“Semua berawal dari desa. Karena itu, kami meluncurkan program kolaborasi ini agar pencegahan narkoba dilakukan sejak dari struktur pemerintahan terendah,” ujarnya.
Ia menambahkan, peran kepala desa dan tokoh masyarakat sangat penting dalam memutus mata rantai peredaran narkoba yang semakin mengkhawatirkan.
“Kepala desa adalah garda terdepan. Mereka memiliki pengaruh langsung terhadap pembangunan dan arah kebijakan di desa, termasuk dalam upaya melawan narkoba,” tambah Marthinus.
Program Desa Bersinar diharapkan menjadi motor penggerak dalam menciptakan lingkungan desa yang bebas narkoba, sekaligus mendorong pembangunan masyarakat yang sehat, produktif, dan mandiri.

















