Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
ADV ITODAY
News

Kejari Cilegon Garap Kasus Pasar Grogol, Sudah Naik Tahap Penyidikan

×

Kejari Cilegon Garap Kasus Pasar Grogol, Sudah Naik Tahap Penyidikan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

itoday.id | Cilegon – Kejaksaan Negeri (Kejari) Cilegon menunjukkan keseriusan dalam menangani kasus dugaan korupsi pembangunan pasar Grogol. Perkara tersebut saat ini sudah naik ke tahap penyidikan.

Hal tersebut disampaikan langsung Kepala Kejari Cilegon Ineke Indraswati didampingi oleh Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Ansari dan Kepala Seksi Intelijen Atik Ariyosa di kantor Kejari Cilegon, Senin 19 Desember 2022.

Example 300x600

Pada kesempatan itu, Ineke bahkan menegaskan akan mengusut tuntas kasus tersebut tanpa memandang pihak-pihak yang terlibat. “Semua kasus di Kota Cilegon menjadi atensi kita tidak ada yang dibedakan,” ujar Ineke kepada wartawan.

Sementara itu, Kasi Pidsus Kejari Cilegon Ansari menjelaskan, kasus Pasar Grogol belum lama naik ke tahap penyidikan.

Menurutnya, belum ada nama yang ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara proyek yang dilaksanakan di tahun 2018 tersebut.

“Penyidikan baru dimulai, masih kurang dari 10 saksi yang kita periksa,” ujar Ansari.

Menurutnya, kasus tersebut merupakan kasus korupsi ketiga yang ditangani Kejari Cilegon di tahun 2022.

Sebelumnya, Kejari Cilegon menangani kasus dugaan korupsi di Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Cilegon Mandiri dan kasus Depo Sampah di Kecamatan Purwakarta.

Diketahui kasus Pasar Grogol mencuat ke publik serta mendapatkan sorotan dari kalangan mahasiswa.

Mahasiswa yang tergabung ke dalam Ikatan Mahasiswa Cilegon (IMC) beberapa kali melakukan unjuk rasa terkait pasar tersebut.

Bahkan mahasiswa mengaku telah melaporkan persoalan tersebut kepada Aparat Penegak Hukum (APH) dari kepolisian dan kejaksaan. Mereka juga mendesak agar APH untuk mengusut proyek pembangunan pasar yang dilakukan oleh Pemkot Cilegon.

Mahasiswa tidak hanya menyoroti Pasar Grogol, melainkan juga dua pasar lain yaitu di Kecamatan Cibeber dan Kecamatan Citangkil.

Tiga pasar tersebut dibangun pada kisaran tahun 2018 lalu oleh Pemkot Cilegon, namun saat ini kondisi pasar itu dianggap terbengkalai.

Ketua Ikatan Mahasiswa Cilegon (IMC) Hariyanto pada saat unjuk rasa, Senin 5 Desember lalu menjelaskan, berdasarkan data dari lpse.cilegon.go.id pembangunan tiga pasar tersebut dianggarkan pada tahun anggaran 2018, yakni Pasar Cibeber dengan pagu anggaran Rp1,6 miliar, Pasar Citangkil dengan pagu Rp450 juta, dan Pasar Grogol dengan pagu Rp2 miliar. (*)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *