itoday.id | KABUPATEN SERANG . Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Serang menggelar Musyawaran Rencana Pembangunan (Musrembang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2022 beberapa waktu lalu.
Dalam Musrenbang yang dilakukan secara berani tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang, Tubagus Entus Mahmud Sahiri memberikan empati prioritas pembangunan tahun depan. Diantaranya peningkatan sumber daya manusia yang sehat dan berakhlak, pemantapan tata kelola pemerintahan.
Kita juga fokus pada peningkatan kondisi sarana prasarana dan pemerataan pembangunan. Fokus lainnya adalah pemulihan perekonomian daerah,” jelas Entus.
Meminta agar pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2022 tahun depan, keempat hal tersebut di atas nilai perlu menjadi prioritas pembangunan daerah agar target pembangunan daerah Kabupaten Serang 2022 dapat tercapai. Entus menjelaskan, kewajiban pemerintah daerah setiap tahun, yakni menyusun dokumen RKPD sebagai landasan penyusunan APBD.
Penyusunan RKPD dilakukan melalui proses pembahasan yang terkoordinasi antara Bappeda dan perangkat daerah, serta keterlibatan para pemangku kepentingan pembangunan melalui beberapa tahapan,”, Senin (6/9/2021).
Ia mengatakan, penyelenggaraan Musrenbang tingkat desa dan kecamatan untuk menggali aspirasi masyarakat harus dilakukan guna melaksanakan proses perencanaan bottom up dan partisipatif. Kepala Bappeda Kabupaten Serang, Rachmat Maulana mengatakan, Bappeda sudah menyusun Rencana Program Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026 sesuai dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Serang. Ada banyak program yang akan dilakukan selama lima tahun ke depan.
Penyelenggaraan Musrenbang daerah untuk menghasilkan kesepakatan antarpelaku pembangunan tentang rancangan RKPD yang menitik beratkan pada pembahasan mensinkronisasi rencana kerja antar perangkat daerah dengan masyarakat dalam pengelolaan tujuan pembangunan nasional khususnya,” katanya.
Adapun isu-isu yang menjadi Perhatian Bappeda Kabupaten Serang seperti meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan bagi masyarakat, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat, pengembangan infrastruktur dasar daerah, dan penanggulangan kemiskinan, dan lain-lain. (*)