Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
News

Ratusan Driver Demo Kantor Gojek, Bakar Atribut dan Helem

×

Ratusan Driver Demo Kantor Gojek, Bakar Atribut dan Helem

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

itoday.id, Medan | Ratusan pengemudi Gojek yang melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor PT Gojek Indonesia di kompleks CBD Polonia Medan ditanggapi langsung oleh pihak manajemen.

Head of Regional Corporate Affairs Gojek wilayah Sumbagut, Dian Lumban Toruan mengatakan bahwa pihaknya tidak bisa melakukan penghapusan sistem alokasi order atau Jeger.

Example 300x600

“Kalau untuk penghapusan tidak bisa. Karena kita juga sudah melihat adanya perkembangan yang positif, di mana driver yang rajin menyarakan bahwa order yang dia dapatkan semakin baik,” katanya kepada wartawan, Rabu (15/1).

Dian menjelaskan bahwa sistem alokasi order yang dituntut dihentikan oleh para driver adalah hasil pembaharuan dari sistem yang sebelumnya yang memperhatikan bagaimana agar mitra Gojek dapat maju bersama PT Gojek Indonesia.

“Itu sebabnya, mitra yang tidak pilih pilih order akan digunakan untuk mendapatkan orderan. Sehingga dengan mendapatkan banyak orderan maka mitra kami akan semakin maju,” jelasnya.

Terkait dengan pemutusan mitra, menurut Dian bahwa pada mitra driver bergabung dengan PT Gojek, pihaknya sudah memberikan tata tertib selama menjadi mitra.

“Di dalam tata tertib tersebut, terdapat sejumlah aturan yang mana terdapat konsekuensi apabila mitra Gojek melanggar,” ucapnya.

“Jadi, pemutusan mitra ini dilakukan tentunya karena adanya pelanggaran berat sehingga itu tidak bisa lagi dimaafkan,” sambung Dian.

Dian menambahkan bahwa sebagai perusahaan yang berbasis kepada teknologi, seluruh aktivitas mitra Gojek terekam.

“Jadi pertimbangan kami pemutusan tersebut, itu berdasarkan bukti yang ada dan mengutamakan prinsip keadilan,” tambahnya.

Sebelumnya, ratusan pengemudi Gojek online yang berunjuk rasa menuntut pihak manajemen PT Gojek untuk memperbaiki sistem pembagian orderan yah dinilai tidak adil. Selain itu, mereka juga mengajukan sejumlah tuntutan kepada PT Gojek Indonesia terkait dengan keresahan para Driver. Salah satu hal yang menjadi sorotan dari Driver ada sistem pembagian order yang dinilai tidak adil dan memakai sistem orderan prioritas.

Mereka juga meminta kepada PT Gojek Indonesia untuk tidak sembarangan melakukan pemutusan terhadap mitra driver tanpa alasan yang jelas dan meminta kepada PT Gojek Indonesia untuk menghentikan penerimaan driver yang saat ini jumlahnya sudah cukup banyak.

Penulis : Red

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *