Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
ADV ITODAY
NewsOpinionPemerintahan

Kapolda Banten dan Gubernur Andra Soni Perkuat Sinergi Hadapi Karhutla-Kekeringan

×

Kapolda Banten dan Gubernur Andra Soni Perkuat Sinergi Hadapi Karhutla-Kekeringan

Sebarkan artikel ini
Kapolda Banten dan Gubernur Andra Soni Perkuat Sinergi Hadapi Karhutla-Kekeringan
Example 468x60

itoday. id | Serang – Kapolda Banten Irjen Pol Hengki bersama Gubernur Banten Andra Soni memperkuat sinergi menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta dampak kekeringan yang diperkirakan meningkat pada puncak musim kemarau Agustus 2026. Komitmen itu ditegaskan dalam Apel Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana dan Karhutla di Lapangan Mapolda Banten, Kota Serang, Senin (3/8/2026).

Apel dipimpin Kapolda Banten Irjen Pol Hengki. didampingi Gubernur Banten Andra Soni. Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim, Wakapolda Banten Brigjen Pol Iwan Saktiadi, Kasrem 064/Maulana Yusuf Kolonel Inf Shofanudin, pejabat utama Polda Banten, para kapolres jajaran, serta unsur TNI, BPBD, Basarnas, BMKG, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kehutanan, Damkar, pemerintah daerah, dan instansi terkait lainnya.

Example 300x600

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menegaskan apel kesiapsiagaan menjadi bukti nyata sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi ancaman karhutla.

Ia menegaskan upaya penanggulangan lebih mengedepankan langkah preventif melalui peningkatan kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta edukasi kepada masyarakat.

“Apel ini menjadi simbol kesiapan bersama untuk melakukan langkah-langkah pencegahan sebelum terjadi kebakaran hutan dan lahan,” ujar Hengki.

Hengki mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membakar sampah sembarangan, serta tidak membuang puntung rokok di lokasi yang berpotensi memicu kebakaran.

Menurutnya, sosialisasi akan diperkuat melalui pemasangan spanduk, videotron, media massa, media sosial, hingga patroli menggunakan kendaraan public address.

Selain itu, Satgas Terpadu akan ditempatkan di sejumlah titik rawan, terutama di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), dengan dukungan personel, mobil pemadam kebakaran, ambulans, dan berbagai peralatan pendukung agar dapat bergerak cepat saat terjadi kondisi darurat.

“Kami juga mengajak seluruh media dan masyarakat bersama-sama menyebarluaskan edukasi agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran,” kata Hengki.

Sementara itu Gubernur Banten Andra Soni, juga menyoroti potensi kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Berkaca pada sejumlah kejadian sebelumnya, Polda Banten bersama pemerintah daerah membentuk Satgas Terpadu yang akan disiagakan di lokasi-lokasi tersebut untuk melakukan pemantauan dan pencegahan.

Menurut Andra, keberadaan gas metana di TPA menjadi salah satu faktor yang harus diwaspadai sehingga diperlukan pengawasan secara berkelanjutan guna mencegah munculnya sumber api maupun praktik pembakaran sampah.

Andra mengatakan apel kesiapsiagaan menjadi langkah antisipatif menghadapi potensi bencana berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memperkirakan Agustus menjadi puncak musim kemarau di sebagian wilayah Banten.

Menurutnya, kesiapsiagaan tidak hanya menyangkut personel, tetapi juga peralatan, relawan, hingga dukungan anggaran agar penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.

“Kita memastikan seluruh personel siap, relawan siap, peralatan siap, termasuk dukungan anggaran juga siap,” kata Andra.

Ia menambahkan, Pemprov Banten juga memperkuat kesiapsiagaan hingga tingkat kabupaten dan kota. Selain mengantisipasi karhutla, pemerintah juga memetakan daerah yang mulai mengalami kekeringan untuk mempercepat distribusi bantuan air bersih kepada masyarakat.

“Kami sedang memetakan daerah yang mengalami kekurangan air agar seluruh pihak bisa bergerak bersama membantu masyarakat,” ujarnya.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *