itoday.id | Tangerang – Sebanyak 350 warga Komplek Pondok Lakah Permai, Kelurahan Paninggilan, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang mengikuti Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten di halaman Masjid Baiturrahman, Senin (27/7). Program ini disambut antusias karena memberikan layanan kesehatan gratis yang lebih mudah dijangkau masyarakat.
Sejumlah warga memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan mulai dari cek tekanan darah, gula darah, kolesterol hingga pemeriksaan mata tanpa dipungut biaya.
Salah seorang warga, Yanuar (42), mengaku terbantu dengan adanya layanan tersebut. Menurutnya, pemeriksaan kesehatan yang dekat dengan tempat tinggal membuat masyarakat lebih mudah memantau kondisi kesehatannya.
“Kami sangat terbantu. Mudah-mudahan Program CKG seperti ini bisa rutin dilaksanakan sampai tingkat RW,” ujar Yanuar.
Ia mengatakan pemeriksaan dasar yang dilakukan juga akan mempermudah dirinya sebelum menjalani pemeriksaan rontgen dalam waktu dekat.
Hal senada disampaikan Dwi Seno (64). Ia mengaku baru pertama kali mengikuti Program CKG dan merasakan manfaatnya.
“Saya baru pertama kali ikut CKG ini, biasanya langsung ke rumah sakit. Tapi ternyata lebih baik periksa ke sini dulu,” katanya.
Menurut Dwi, layanan yang tersedia tidak kalah lengkap dengan pemeriksaan di rumah sakit karena masyarakat dapat memeriksa tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol hingga kesehatan mata.
“Ini bagus sekali. Artinya dengan program ini pemerintah benar-benar hadir membantu masyarakat,” ujarnya.
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan Program Cek Kesehatan Gratis merupakan bagian dari program strategis Presiden Prabowo Subianto yang dijalankan di Provinsi Banten melalui 253 puskesmas, seluruh satuan pendidikan dari tingkat SD hingga SMA sederajat, serta layanan Telemedicine Mobile yang menjangkau desa-desa dan komunitas khusus, termasuk masyarakat Baduy.
Menurut Andra, capaian pelaksanaan CKG di Provinsi Banten saat ini menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia berkat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
“Kota Tangerang menjadi daerah dengan capaian tertinggi di Provinsi Banten, mencapai 43 persen dari target 46 persen,” katanya.
Andra juga mengajak masyarakat memanfaatkan layanan kesehatan gratis tersebut sebagai langkah deteksi dini penyakit. Ia meminta masyarakat tidak lagi ragu untuk memeriksakan kesehatannya.
“Termasuk cek kesehatan mata bisa dilakukan di sini melalui beberapa mitra,” ujarnya.
Ia memastikan masyarakat yang membutuhkan penanganan lanjutan tetap dapat memperoleh pelayanan di rumah sakit pemerintah secara gratis. Menurutnya, seluruh rumah sakit di Provinsi Banten telah menerapkan Universal Health Coverage (UHC).
“Jadi bapak dan ibu tidak perlu khawatir kalau tidak punya BPJS, karena tetap akan ditangani dengan baik,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti mengatakan kegiatan di Ciledug menargetkan sebanyak 350 peserta dari kelompok usia produktif. Untuk pelajar, kata dia, pelaksanaan CKG dilakukan melalui agenda tersendiri di lingkungan sekolah.
“Di tempat ini kita targetkan 350 orang untuk usia produktif. Sementara untuk sekolah kita memiliki agenda tersendiri,” kata Ati.
Wali Kota Tangerang Sachrudin menilai pelaksanaan Program CKG menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Karena ini memang yang sangat dibutuhkan masyarakat,” pungkasnya.

















