itoday.id | Serang – Perum Bulog Cabang Serang kembali menambah pasokan MinyaKita untuk menjaga ketersediaan minyak goreng di pasaran. Sebanyak 20 ribu dus atau setara 240 ribu liter MinyaKita didatangkan secara bertahap guna memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Serang Raya dan Kota Cilegon.
Kepala Perum Bulog Cabang Serang Eko Nugroho mengatakan, pasokan MinyaKita tersebut didatangkan dalam dua tahap, yakni pada Senin dan Rabu. Seluruh stok diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan jaringan pengecer, khususnya di pasar-pasar yang menjadi lokasi pelaksanaan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
“Penambahan pasokan ini dilakukan karena permintaan masyarakat terhadap MinyaKita masih cukup tinggi. Distribusi kami prioritaskan ke jaringan pengecer agar stok di pasar tetap tersedia,” kata Eko, Senin (27/7).
Dengan tambahan pasokan tersebut, stok MinyaKita yang tersedia di gudang Bulog Cabang Serang kini mencapai sekitar 400 ribu liter. Jumlah itu diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir bulan depan.
Distribusi dilakukan secara bertahap agar ketersediaan minyak goreng bersubsidi tersebut tetap terjaga di pasaran. Saat ini Bulog Cabang Serang memiliki 478 mitra aktif yang menjadi jaringan distribusi MinyaKita di wilayah kerjanya.
Para mitra tersebut bertugas menyalurkan MinyaKita ke pasar tradisional dan para pengecer sehingga masyarakat dapat memperoleh minyak goreng sesuai harga yang telah ditetapkan pemerintah.
Selain memastikan ketersediaan stok, Bulog Cabang Serang juga terus melakukan pemantauan terhadap distribusi dan harga MinyaKita di sejumlah pasar bersama pemerintah. Langkah itu dilakukan untuk memastikan pasokan berjalan lancar sekaligus mencegah terjadinya lonjakan harga.
Eko menjelaskan, mitra Bulog saat ini menebus MinyaKita dengan harga Rp14.500 per liter. Selanjutnya, minyak goreng tersebut dijual kepada masyarakat sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp15.700 per liter.
“Harapannya dengan penambahan pasokan ini, kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dan harga MinyaKita di pasaran tetap stabil sesuai HET yang telah ditetapkan pemerintah,” ujarnya.

















