Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
ADV ITODAY
NewsOpinionPemerintahan

Nobar Final Piala Dunia 2026 di Mapolda Banten, Kapolda Sepak Bola Satukan Semua Elemen

×

Nobar Final Piala Dunia 2026 di Mapolda Banten, Kapolda Sepak Bola Satukan Semua Elemen

Sebarkan artikel ini
Nobar Final Piala Dunia 2026 di Mapolda Banten, Kapolda Sepak Bola Satukan Semua Elemen
Example 468x60

itoday.id | Serang – Polda Banten menggelar nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026 bersama masyarakat di Aula Gawe Kuta Baluwarti, Mapolda Banten, Senin (20/7). Kegiatan ini menjadi ajang mempererat kebersamaan antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat melalui semangat sportivitas sepak bola.

Nobar tersebut dihadiri Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Banten, perwakilan Pemerintah Provinsi Banten Novriyadi Purwansyah, Kepala BPBD Provinsi Banten Luthfi Mujaidin yang mewakili Wakil Gubernur Banten, perwakilan Danlanud Kapten Pom Eko Prasetyo, serta masyarakat pecinta sepak bola.

Example 300x600

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mengatakan sepak bola mampu menyatukan berbagai kalangan tanpa memandang latar belakang.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi momentum memperkuat sinergi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Banten.

Dalam laga final yang berlangsung di New Jersey, Spanyol berhasil menjuarai Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Argentina dengan skor 1-0. Gol tunggal Ferran Torres pada babak perpanjangan waktu memastikan kemenangan La Furia Roja.

Pertandingan berlangsung sengit. Kedua tim bermain imbang tanpa gol selama 90 menit sebelum Torres memecah kebuntuan di babak tambahan.

Kemenangan Spanyol langsung disambut sorak-sorai para pendukung yang mengikuti nobar di Mapolda Banten. Sejumlah suporter yang terdiri dari pengemudi ojek online dan masyarakat umum merayakan keberhasilan tim favorit mereka.

Sebaliknya, pendukung Argentina tampak kecewa setelah tim kesayangannya gagal mempertahankan gelar juara dunia.

Menanggapi hasil pertandingan tersebut, Hengki menegaskan menang dan kalah merupakan hal yang wajar dalam sebuah kompetisi.

“Namanya pertandingan, menang kalah itu sudah biasa. Memang Argentina agak kewalahan menghadapi Spanyol. Mereka terus mendapat tekanan dan harus bermain dengan 10 pemain setelah ada kartu merah,” ujarnya.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *