itoday.id | Serang – Sebuah video kecelakaan mobil Honda BR-V yang dikendarai seorang pelajar viral di media sosial. Mobil itu terguling di Jalan Sochari, Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten, pada Senin (17/11) sekitar pukul 16.00 WIB.
Dalam rekaman yang beredar, mobil tersebut dikendarai MHRA, siswa SMAN 1 Kota Serang. Kondisi kendaraan tampak ringsek pada bagian depan dan kacanya pecah. Mobil diketahui melaju dari arah Cijawa menuju Sumur Pecung dan terlihat dikejar sejumlah pelajar lain yang mengendarai sepeda motor.
Kaca mobil BR-V itu sempat digedor para pelajar berseragam putih abu-abu yang diduga berasal dari salah satu SMK di Serang. Diduga panik karena diteriaki maling dan mesum, MHRA yang saat itu bersama rekannya DZA kehilangan kendali hingga menabrak kendaraan lain.
Mobil BR-V tersebut menabrak bagian belakang kanan Toyota Calya yang dikemudikan AR. Setelah benturan, mobil pelajar itu terpelanting dan terguling di badan jalan.
Komite SMAN 1 Kota Serang, Muhammad Arif Kirdiat, membenarkan pengendara mobil merupakan siswanya. Namun ia menegaskan isu yang beredar terkait dugaan mesum di dalam mobil adalah fitnah.
“Awalnya mereka hanya mau pergi makan. Tiba-tiba ada oknum ojol yang menggedor pintu mobil tanpa alasan jelas. Setelah itu pelajar dari sekolah lain ikut mengejar dan meneriaki maling serta mesum,”ujar Arif
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Neneng Fitryapari, juga membenarkan bahwa kedua orang dalam mobil adalah siswi dan siswa SMAN 1. Menurutnya, keduanya dikenal berperilaku baik dan berprestasi.
“Mereka panik hingga banting setir dan terguling. Saat ini masih syok dan belum bisa masuk sekolah karena difitnah maling dan mesum,” kata Neneng. Ia menambahkan, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun keduanya mengalami luka memar.
Kasus kecelakaan serta dugaan intimidasi terhadap pelajar ini kini sudah ditangani Polresta Serang Kota. Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi serta pihak terkait.

















