Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
ADV ITODAY
NewsOpinionPemerintahan

Peringati Hari Stroke Sedunia, Perdosni Cabang Banten Gelar Pengobatan Gratis

×

Peringati Hari Stroke Sedunia, Perdosni Cabang Banten Gelar Pengobatan Gratis

Sebarkan artikel ini
Peringati Hari Stroke Sedunia, Perdosni Cabang Banten Gelar Pengobatan Gratis
Example 468x60

itoday.id | Serang – Dalam rangka memperingati Hari Stroke Sedunia, Perhimpunan Dokter Spesialis Neurologi Indonesia (Perdosni) Cabang Banten menggelar kegiatan senam kesehatan dan pemeriksaan gratis bagi masyarakat di Kota Serang. Kegiatan ini digelar sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya deteksi dini dan pencegahan penyakit stroke.

Ketua Perdosni Cabang Banten, dr. Rikhy Andhani mengatakan kegiatan ini melibatkan para dokter spesialis saraf dari berbagai rumah sakit di Banten. Mereka berkolaborasi untuk memberikan edukasi kesehatan serta pemeriksaan gratis kepada masyarakat.

Example 300x600

“Kami mengadakan senam kesehatan dan pemeriksaan gratis seperti cek tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat. Tujuannya agar masyarakat bisa mendeteksi dini risiko stroke dan melakukan pencegahan sedini mungkin,” ujar dr. Rikhy. Minggu (2/11).

dr. Rikhy menjelaskan, stroke merupakan gangguan pada pembuluh darah di otak yang menyebabkan penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah. Kondisi ini membutuhkan penanganan cepat karena setiap detik sangat berharga bagi otak.

“Begitu ditemukan tanda-tanda stroke seperti wajah mencong, bicara pelo, atau tubuh melemah sebelah, segera bawa ke rumah sakit. Penanganan cepat bisa menyelamatkan fungsi otak pasien,” tegasnya.

Ia menambahkan, faktor risiko stroke terbagi menjadi dua, yakni faktor yang bisa dikendalikan dan yang tidak. Faktor yang bisa dikendalikan meliputi hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, dan asam urat, sementara yang tidak bisa dikendalikan antara lain usia, genetik, dan ras.

“Pola makan harus dijaga, hindari minuman keras, asap rokok, dan lakukan olahraga secara rutin. Senam seperti yang kita lakukan hari ini dapat menjaga sirkulasi darah serta melatih koordinasi antara otak kanan dan kiri,” ujarnya.

dr. Rikhy mengingatkan bahwa stroke masih menjadi penyebab kematian dan kecacatan nomor satu di Indonesia. Karena itu, masyarakat diminta untuk lebih waspada dengan gejala awal dan menerapkan gaya hidup sehat.

“Pencegahan dimulai dari kesadaran. Mengenali gejala awal dan menjaga pola hidup sehat adalah kunci untuk mengurangi risiko stroke,” pungkasnya.

 

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *