Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
ADV ITODAY
NewsOpinionPemerintahan

Disdukcapil Serang Gandeng RS Bethsaida Perluas Program Balung Anak

×

Disdukcapil Serang Gandeng RS Bethsaida Perluas Program Balung Anak

Sebarkan artikel ini
Disdukcapil Serang Gandeng RS Bethsaida Perluas Program Balung Anak
Example 468x60

itoday.id |Serang – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Serang terus memperluas implementasi Program Inovasi Balung Anak atau Bayi Lahir Langsung untuk Akta Kelahiran, Kartu Keluarga (KK), dan Kartu Identitas Anak (KIA), termasuk pencatatan akta kematian.

Program ini kembali diperkuat dengan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara Disdukcapil Kabupaten Serang dan RS Bethsaida Hospital Serang, yang digelar di RS Bethsaida, Kecamatan Kramatwatu, Rabu (24/9).

Example 300x600

Penandatanganan dilakukan oleh Kepala Disdukcapil Kabupaten Serang, Warnerry Poetri, bersama Direktur RS Bethsaida Hospital Serang, Tirtamulya Juandi dan Santi Meilawati. Turut hadir Plt. Sekretaris Disdukcapil Endah Yuni T, Kabid Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan (PDIP) Hani Finola, jajaran Disdukcapil, serta civitas RS Bethsaida.

Warnerry menjelaskan, inovasi Balung Anak hadir untuk mempermudah layanan kependudukan bagi bayi baru lahir. Melalui kerja sama dengan fasilitas kesehatan, orang tua tidak perlu bolak-balik ke kantor Disdukcapil karena dokumen dapat diproses langsung di rumah sakit, puskesmas, klinik, maupun praktik bidan.

“Bayi yang lahir dapat langsung memiliki akta kelahiran, dimasukkan ke KK, dan memperoleh KIA. Fasilitas kesehatan tinggal meminta persyaratan kepada keluarga dan menyiapkan nama bayi sejak dini,” ujar Warnerry.

Menurutnya, tujuan program ini adalah memberikan kepastian hukum sejak lahir, meningkatkan kepemilikan dokumen kependudukan secara menyeluruh, serta mendekatkan pelayanan adminduk ke masyarakat melalui jejaring layanan kesehatan.

Kabid PDIP Disdukcapil Kabupaten Serang, Hani Finola, menambahkan bahwa program ini juga memberi manfaat lebih luas, mulai dari kemudahan administratif bagi orang tua, peran aktif fasilitas kesehatan dalam menjamin hak sipil anak, hingga ketersediaan data real time yang berguna untuk perencanaan pembangunan daerah.

“Ini juga mendorong kesadaran masyarakat tentang pentingnya dokumen kependudukan sejak usia dini, sejalan dengan Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA),” kata Hani.

Hingga 2025, tercatat 61 fasilitas kesehatan telah bergabung dalam program ini, terdiri dari 13 rumah sakit, 28 puskesmas, 44 klinik, dan 16 praktik bidan mandiri. RS Bethsaida Hospital Serang menjadi rumah sakit terbaru yang ikut bergabung.

Manajemen RS Bethsaida, dr. Mar’atu Solihah, menyebut kerja sama ini sebagai bentuk komitmen rumah sakit dalam mendukung pelayanan publik yang cepat dan efisien.

“Melalui program Balung Anak yang juga terintegrasi dengan aplikasi Serang Bahagia, pasien yang melahirkan di RS Bethsaida dapat langsung membawa dokumen adminduk – akta kelahiran, KK, dan KIA tanpa harus datang ke kantor Disdukcapil,” ujarnya.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *