itoday.id | Serang – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Hanif Faisol Nurofiq mengumumkan penutupan operasional PT Genesis Generation Smelting di Serang. Keputusan ini diambil menyusul insiden pengeroyokan yang menimpa humas kementerian dan sejumlah wartawan, serta temuan pelanggaran lingkungan yang berulang dilakukan perusahaan tersebut.
Hanif menjelaskan, sejak 2023 pemerintah telah berulang kali memberikan sanksi dan pembinaan kepada PT Genesis. Namun, perusahaan tetap melakukan pelanggaran serius, termasuk mengolah limbah B3 jenis timbal secara ilegal. Limbah cair hingga emisi yang dihasilkan dinilai berbahaya dan menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan masyarakat maupun lingkungan.
“Penutupan total PT Genesis Generation akan berlaku hingga proses hukum tuntas. Kami juga mengapresiasi langkah cepat kepolisian dalam menangani insiden pengeroyokan tersebut,” ujar Hanif dalam keterangan resmi.
Ia menambahkan, penutupan ini dilakukan setelah laporan wartawan mengungkap bahwa perusahaan masih beroperasi meski sebelumnya sudah dilarang. Menindaklanjuti laporan itu, Deputi Bidang Penegakan Hukum dan tim dari Direktorat Pengelolaan Limbah B3 serta PPKL langsung turun ke lapangan dan menemukan bukti pelanggaran.
Dengan kebijakan ini, pemerintah menegaskan komitmennya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memberikan perlindungan bagi masyarakat.

















