Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
ADV ITODAY
BeritaNewsPemerintahan

Antisipasi Peningkatan Kasus DBD, Dinkes Kabupaten Serang Minta Masyarakat Lakukan ini

×

Antisipasi Peningkatan Kasus DBD, Dinkes Kabupaten Serang Minta Masyarakat Lakukan ini

Sebarkan artikel ini
Antisipasi Peningkatan Kasus DBD, Dinkes Kabupaten Serang Minta Masyarakat Lakukan ini
Example 468x60

itoday.id | Kab. Serang . Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang meminta agar masyarakat untuk melakukan hal-hal agar kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) tidak semakin meningkat.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinkes Kabupaten Serang Istianah Hariyanti mengatakan, sejak Januari hingga Mei 2024, terjadi sebanyak 354 kasus DBD di Kabupaten Serang.

Example 300x600

“Jumlah kasus DBD di Kabupaten Serang mencapai 354 kasus di 2024 ini. Untuk kasus terbanyak terjadi pada bulan April yakni mencapai 93 kasus, sementara kasus yang paling sedikit terjadi pada bulan Mei yakni 39 kasus,” katanya, Rabu 19 Juni 2024.

Berdasarkan data dari Dinkes Kabupaten Serang, dari total kasus tersebut, ada sebanyak 6 orang yang meninggal dunia akibat DBD di Kabupaten Serang. Dimana kasus meninggal dunia terbanyak terjadi pada bulan Mei 2024 yakni sebanyak empat orang. Lalu di Bulan Februari dan April masing-masing terdapat satu orang yang meninggal dunia.

Ia mengatakan, kasus-kasus yang terjadi di 2024 dapat tertangani dengan baik dan sesuai dengan prosedur yang ada. “Penanganan sudah sesuai, yang penting upaya penanggulangannya,” imbuhnya.

Ia mengakatakan, kendati terjadi penurunan kasus pada bulan Mei 2024,
namun pihaknya tetap meminta agar masyarat tetap waspada dengan kasus DBD di Kabupaten Serang.

Masyarakat diminta untuk melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan melaksanakana gotong royong 3M plus dan melakukan abatisasi secara serentak.

Sementara itu, Kepala Dinkes Kabupaten Serang, Rahmat Fitriyadi mengatakan, maraknya kasus DBD pada tahun dikarenakan terjadinya perubahan iklim.

“Jadi bukan terjadi di wilayah kita saja namun juga terjadi di wilah lain karena terjadinya perubahan iklim. Jadi bukan hanya di Kabupaten Serang,” tegasnya.

Kendati demikian, ia mengatakan jika terjadinya penurunan kasus pada bulan Mei 2024 ini. Kendati demikian ia meminta agar masyarakat tetap waspada karena nyamuk bisa berada dimana saja, baik di dalam rumah maupun di fasilitas umum lainnya.

Untuk itu, pihaknya terus melakukan penyuluhan-penyuluhan kelada masyarakat untuk mau melakukan 3m plus supaya perkembangan nyamuk DBD di Kabupaten Serang dapat terkendali.

“Kita buat edaran-edaran ke kecamatan dan desa agar mau melakukan upaya-upaya pemberantasan jentik,” pungkasnya. (*)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *