Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
ADV ITODAY
NewsPolitics

Ketua DPC PPP Lebak respons aksi keprihatinan PKL di Lebak

×

Ketua DPC PPP Lebak respons aksi keprihatinan PKL di Lebak

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

itoday.id, JAKARTA | Anggota Komisi III DPRD Provinsi Banten dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Neng Siti Julaiha memberikan bantuan paket bahan kebutuhan pokok dan uang tunai kepada para pedagang kaki lima (PKL) Balong Rancalentah di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Sabtu.

Bantuan terhadap pedagang kaki lima itu diserahkan langsung oleh Neng Siti Julaiha yang juga menjadi Ketua DPC PPP Lebak di Sekretariat DPC PPP Lebak. Dia berharap agar bantuan ini dapat meringankan beban para pedagang kaki lima di tengah pandemi COVID-19.

Example 300x600

Menurut Neneng, upaya yang dilakukan DPC PPP Lebak tersebut sebagai respons atas aksi para PKL Balong Rancalentah yang mengibarkan bendera putih sebagai tanda menyerah karena terdampak oleh penerapan kebijakan Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Neng Siti Julaiha berharap agar para pedagang kuliner di Balong Rancalentah tetap semangat menjalankan usahanya di tengah penerapan kebijakan PPKM. Dia meminta kepada para pedagang kaki lima itu untuk tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat dengan memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumanan, dan mencuci tangan guna meminimalisir transmisi COVID-19.

“Pemberlakukan PPKM sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Kita berharap agar pendemi ini segera berakhir sehingga kita bisa melakukan aktivitas secara maksimal,” kata Neng Siti Julaiha yang juga menjadi Ketua DPW Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI) Provinsi Banten.

Neng menilai untuk memperkuat permodalan bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Lebak, perlu dibentuk wadah seperti koperasi atau kelompok UMKM Kuliner, sehingga ada keterikatan secara organisasi dan memudahkan dalam pembinaan.

“Tadi saya mendengar keluhan dari para PKL kurangnya permodalan sehingga banyak yang terjerat rentenir. Oleh sebab itu, saya sarankan untuk membentuk lembaga usaha dan yang bagus, misalnya koperasi,” kata dia.

Dalam acara penyerahan paket bantuan kepada pedagang kaki lima tersebut juga dilaksanakan pemaparan materi 4 pilar kebangsaan oleh Muhammad Husen, dosen Perguruan Tinggi La Tansa Mashiro, Rangkasbitung.

Sementara itu, Iman (47), Pengurus Paguyuban PKL Balong Rancalentah, dalam kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan dari partai berlambang Ka’bah tersebut.(*)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *