itoday.id | Serang – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Serang mengambil langkah antisipatif menyusul aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Salah satunya dengan membagikan masker kepada warga binaan untuk mengantisipasi paparan abu vulkanik.
Pembagian masker dilakukan sebagai perlindungan terhadap debu maupun partikel vulkanik yang berpotensi terbawa angin dan memengaruhi kualitas udara.
Warga binaan diimbau menggunakan masker dalam aktivitas sehari-hari, terutama ketika kondisi udara kurang baik.
Kalapas Kelas IIA Serang Riko Stiven mengatakan pembagian masker merupakan bagian dari kesiapsiagaan jajarannya dalam menjaga kesehatan dan keselamatan warga binaan.
“Kami terus melakukan langkah-langkah antisipatif sebagai bentuk tanggung jawab dalam menjaga kesehatan dan keselamatan warga binaan. Pembagian masker ini merupakan salah satu upaya pencegahan untuk mengurangi risiko paparan partikel debu atau abu vulkanik,” ujar Riko dalam keterangannya, Selasa (8/9/2026).
Selain membagikan masker, pihak Lapas Serang terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau serta kondisi lingkungan sekitar. Warga binaan juga diingatkan menjaga kebersihan dan kesehatan diri.
Riko menegaskan langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Lapas Kelas IIA Serang untuk memastikan aspek kesehatan, keamanan, dan keselamatan warga binaan tetap menjadi prioritas.
“Kami berkomitmen untuk tetap responsif terhadap setiap potensi risiko serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, sehat, dan kondusif,” pungkasnya.

















