Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
ADV ITODAY
NewsOpinionPemerintahan

Ledakan di PT MCCI Cilegon Diduga Akibat Kebocoran Pipa, 2 Karyawan Terluka

×

Ledakan di PT MCCI Cilegon Diduga Akibat Kebocoran Pipa, 2 Karyawan Terluka

Sebarkan artikel ini
Ledakan di PT MCCI Cilegon Diduga Akibat Kebocoran Pipa, 2 Karyawan Terluka
Example 468x60

itoday.id | Serang – Polda Banten mengungkap kronologi kecelakaan kerja yang terjadi di PT Merak Chemical Indonesia (MCCI), Kota Cilegon, Senin (25/5/2026). Insiden itu diduga dipicu kebocoran pipa akibat tekanan suhu yang sangat tinggi.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB di area PTA-1 PT MCCI.

Example 300x600

“Berdasarkan keterangan pihak PT MCCI, saat perusahaan sedang beroperasi normal tiba-tiba terdengar suara cukup keras yang berasal dari area produksi. Kemudian sistem Early Warning System menyala secara otomatis sehingga perusahaan segera memerintahkan seluruh karyawan melakukan evakuasi,” kata Maruli, Selasa (26/5).

Menurutnya, dugaan sementara suara ledakan berasal dari kebocoran pipa yang menyebabkan peningkatan tekanan di area produksi.

“Kebocoran diduga menyebabkan peningkatan tekanan sehingga menimbulkan suara ledakan yang cukup besar dan memicu aktifnya sistem peringatan dini perusahaan,” ujarnya.

Setelah kejadian, pihak perusahaan langsung menghentikan sementara aktivitas di area terkait dan melakukan pengecekan teknis terhadap instalasi pipa serta reaktor.

Maruli menyebut dua orang karyawan menjadi korban dalam insiden tersebut. Keduanya saat ini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Krakatau Medika.

“Saat ini kedua korban masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Krakatau Medika,” katanya.

Polda Banten bersama Polres Cilegon langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemasangan garis polisi.

Selain itu, Satuan Brimob Polda Banten juga melakukan sterilisasi untuk memastikan tidak ada unsur radioaktif yang terlepas akibat insiden tersebut.

“Tim Puslabfor Bareskrim Polri juga mengambil sampel di lokasi untuk penyelidikan lebih lanjut. Sekitar pukul 18.00 WIB asap sudah tidak terlihat lagi,” ujar Maruli.

Ia mengimbau masyarakat tidak terpancing informasi yang belum terverifikasi dan tetap waspada terkait kejadian tersebut.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *