itoday.id | Lebak – Seorang anak perempuan berusia 7 tahun, Alisya Hibatillah, tercebur ke dalam sumur di Kampung Kebun Cau, Desa Kadu Agung Barat, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten. Korban ditemukan meninggal dunia setelah dievakuasi tim SAR gabungan.
Peristiwa itu terjadi pada Selasa (22/9/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat kejadian, Alisya disebut hendak mengambil tas yang berada di atas sumur.
Sumur tersebut diketahui ditutup menggunakan papan kayu. Diduga, papan dalam kondisi rapuh sehingga tidak mampu menahan beban korban dan akhirnya patah.
Informasi kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten sekitar pukul 18.00 WIB dari anggota BPBD Kabupaten Lebak. Tim Rescue kemudian diberangkatkan menuju lokasi yang berjarak sekitar 53,1 kilometer.
Tim tiba di lokasi pada pukul 19.34 WIB. Petugas langsung melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan untuk menentukan metode evakuasi.
“Proses evakuasi dilakukan menggunakan teknik lifting,” demikian keterangan Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten.
Pada pukul 20.15 WIB, korban berhasil dievakuasi dari dalam sumur. Namun, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Operasi SAR melibatkan 9 personel Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, BPBD Kabupaten Lebak, Polsek Cibadak, Koramil Rangkas, Puskesmas Mandala, Damkar Kabupaten Lebak, IOF Lebak, serta masyarakat.
Setelah proses evakuasi selesai, seluruh unsur SAR gabungan melakukan debriefing pada pukul 20.45 WIB. Operasi SAR kemudian diusulkan ditutup dan seluruh personel dikembalikan ke satuannya masing-masing.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat yang telah membantu proses evakuasi korban.

















