Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
ADV ITODAY
NewsOpinionPemerintahan

Wagub Banten: Perubahan APBD 2026 Fokus Optimalkan Pelayanan Publik

×

Wagub Banten: Perubahan APBD 2026 Fokus Optimalkan Pelayanan Publik

Sebarkan artikel ini
Wagub Banten: Perubahan APBD 2026 Fokus Optimalkan Pelayanan Publik
Example 468x60

itoday.id | Serang – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menegaskan rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten Tahun Anggaran 2026 difokuskan untuk mengoptimalkan pelayanan publik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal itu disampaikan Dimyati dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Banten terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 di Gedung DPRD Banten, KP3B, Kota Serang, Selasa (22/9/2026).

Example 300x600

Dimyati mengatakan optimalisasi pelayanan publik menjadi bagian penting untuk menjaga kesinambungan kondisi fiskal daerah. Pelayanan tersebut mencakup pembangunan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, hingga pelaksanaan program prioritas yang telah ditetapkan dalam dokumen perencanaan daerah.

“Penyesuaian belanja daerah dilakukan berdasarkan prinsip efisiensi, efektivitas, transparansi, akuntabilitas, serta kemanfaatan bagi masyarakat dengan tetap mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah,” kata Dimyati.

Dia menjelaskan setiap perubahan alokasi belanja harus memiliki keterkaitan dengan pencapaian target pembangunan, indikator kinerja program, dan prioritas daerah.

“Penyusunan ini telah dilakukan secara komprehensif guna menampung seluruh perubahan asumsi pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah yang terjadi akibat dinamika asumsi makro,” ujarnya.

Perubahan APBD 2026 juga disiapkan untuk mengakomodasi tambahan belanja prioritas yang sebelumnya belum tercantum. Namun, pelaksanaannya tetap memperhatikan waktu dan tahapan kegiatan.

Di antaranya Program Sekolah Gratis serta peningkatan konektivitas di kawasan ekonomi produktif.

“Kami juga memastikan pelaksanaan birokrasi tematik yang meliputi penanggulangan kemiskinan, peningkatan investasi, pengelolaan sumber daya, hilirisasi, serta pengendalian stunting terus berjalan secara optimal,” ungkapnya.

Pemprov Banten berharap Perubahan APBD 2026 dapat memperkuat keterpaduan perencanaan sekaligus mempertajam prioritas pembangunan. Dengan begitu, capaian kinerja pemerintah dan kesejahteraan masyarakat dapat ditingkatkan.

Dimyati juga optimistis berbagai program pembangunan tersebut dapat direalisasikan. Dia menyebut pertumbuhan ekonomi Banten pada semester I 2026 mencapai 5,57 persen.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi salah satu modal dalam mendukung struktur Perubahan APBD 2026.

“Tentunya seluruh program ini diselaraskan dengan arah kebijakan pembangunan daerah, visi dan misi kami, serta Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” pungkasnya.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *