Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
ADV ITODAY
NewsOpinionPemerintahan

Buka Musda Demokrat Banten AHY Tekankan 3 Misi: Ekonomi, Keadilan, Demokrasi

×

Buka Musda Demokrat Banten AHY Tekankan 3 Misi: Ekonomi, Keadilan, Demokrasi

Sebarkan artikel ini
Buka Musda Demokrat Banten AHY Tekankan 3 Misi: Ekonomi, Keadilan, Demokrasi
Example 468x60

itoday.id | Serang- Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meminta seluruh kader Partai Demokrat di Banten menjadikan Musyawarah Daerah (Musda) V sebagai momentum memperkuat soliditas organisasi sekaligus menyiapkan kemenangan pada Pemilu 2029.

Hal itu disampaikan AHY via Zoom Meeting saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) V DPD Partai Demokrat Banten di Hotel Aston, Kota Serang, Jumat (31/7)

Example 300x600

AHY mengatakan tahun 2026 menjadi momentum penting bagi Partai Demokrat karena bertepatan dengan peringatan 25 tahun berdirinya partai yang didirikan pada 2001 itu. Menurutnya, peringatan tersebut bukan sekadar perayaan, melainkan kesempatan untuk memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat.

“Kita rayakan bukan dengan pesta, tapi dengan mengokohkan komitmen kita, meluruskan niat kita, agar Demokrat benar-benar bisa mengambil peran, baik dalam kebijakan maupun aksi nyata di lapangan,” kata AHY.

AHY menegaskan kader Demokrat harus menjadi ujung tombak partai dengan menghadirkan empati, kepedulian, dan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat.

Ia juga mengajak seluruh kader mendukung pemerintah di tingkat pusat maupun daerah. Menurutnya, keberhasilan pemerintah akan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Dalam pidatonya, AHY menekankan tiga agenda utama yang menjadi semangat Partai Demokrat memasuki usia ke-25 tahun.

Pertama, memajukan ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia menilai pertumbuhan ekonomi harus diikuti pemerataan sehingga masyarakat memiliki pekerjaan, penghasilan, dan daya beli yang lebih baik.

Kedua, menegakkan hukum dan keadilan. AHY menegaskan hukum tidak boleh tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Ia meminta kader Demokrat hadir mendampingi masyarakat yang lemah agar memperoleh perlindungan hukum dan kesempatan ekonomi yang setara.

“Ketidakadilan adalah sumber dari segala masalah. Karena itu kader Demokrat harus berada di tengah masyarakat yang membutuhkan perlindungan,” ujarnya.

Ketiga, menjaga demokrasi. AHY menilai ruang kritik dan kebebasan berpendapat harus tetap dijaga dalam koridor konstitusi sebagai bagian dari sistem demokrasi yang sehat.

Menurutnya, pers dan masyarakat sipil memiliki peran penting dalam menghadirkan mekanisme checks and balances sehingga demokrasi Indonesia semakin matang.

Selain itu, AHY meminta seluruh kader memperkuat organisasi dan menyiapkan sumber daya manusia terbaik menghadapi kontestasi politik pada 2029 dan tahun-tahun berikutnya.

Ia juga mengingatkan pengalaman Partai Demokrat menghadapi konflik internal beberapa tahun lalu menjadi bukti pentingnya soliditas kader. AHY bahkan mengenang dukungan kader dari Banten saat menjaga kedaulatan partai.

“Kemenangan tidak akan jatuh dari langit. Harus kita perjuangkan bersama mulai dari DPP, DPD, DPC hingga kader di tingkat akar rumput,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Herman Khaeron menyampaikan apresiasi kepada Ketua DPD Partai Demokrat Banten, Iti Octavia Jayabaya, yang telah memimpin selama dua periode.

Ia berharap kepengurusan ke depan mampu meningkatkan kekuatan partai dan mengulang capaian Demokrat pada Pemilu sebelumnya, termasuk meraih enam kursi DPR RI dari Banten serta memperoleh kursi pimpinan di sejumlah DPRD kabupaten dan kota.

“Target itu menjadi spirit bagi seluruh kader untuk menghadapi Pemilu 2029. Pesan Ketua Umum jelas, Demokrat harus hadir memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui peningkatan ekonomi, penegakan hukum dan keadilan, serta menjaga demokrasi,” kata Herman.

Menurut Herman, Musda bukan sekadar agenda administratif yang diatur dalam AD/ART partai, tetapi menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi dan soliditas kader.

Ia juga menegaskan Partai Demokrat membuka ruang bagi tokoh masyarakat dan kader baru untuk bergabung tanpa melupakan kader lama yang selama ini menjadi fondasi perjuangan partai.

“Partai Demokrat terbuka bagi siapa pun yang ingin berjuang bersama. Kader lama tetap menjadi pondasi, sementara kader baru menjadi kekuatan untuk merebut kemenangan pada pemilu mendatang,” pungkasnya.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *