Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
ADV ITODAY
BeritaLifestyleNewsPemerintahanPolitics

Kepala BKN RI Sampaikan Enam Ide Besar Transformasi Pelayanan Publik dalam Apel Gabungan Hari Kesadaran Nasional Kota Serang

×

Kepala BKN RI Sampaikan Enam Ide Besar Transformasi Pelayanan Publik dalam Apel Gabungan Hari Kesadaran Nasional Kota Serang

Sebarkan artikel ini
Kepala BKN RI Sampaikan Enam Ide Besar Transformasi Pelayanan Publik dalam Apel Gabungan Hari Kesadaran Nasional Kota Serang
Example 468x60

.

itoday.id | KOTA SERANG – Pemerintah Kota Serang menggelar Apel Gabungan dalam rangka Hari Kesadaran Nasional yang dihadiri langsung oleh Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H. Kepala Kantor Regional III BKN Bandung, Wahyu, S.Kom., M.A.P. , Wali Kota Serang, H. Budi Rustandi, serta jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Serang, (19/10/2026).

Example 300x600

Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen, meningkatkan profesionalisme, serta membangun semangat seluruh ASN dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan pelayanan publik yang berkualitas bagi masyarakat Kota Serang.

Dalam amanatnya, Kepala BKN RI, Zudan Arif Fakrulloh, menyampaikan Enam Ide Besar Transformasi Pelayanan Publik sebagai landasan perubahan paradigma birokrasi agar semakin responsif, humanis, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Zudan menyampaikan bahwa enam ide besar tersebut meliputi Warga Adalah Pemilik, Bukan Pemohon; Cepat, Mudah, dan dengan Hati; Tidak Ada Pintu yang Salah; Negara yang Datang ke Warga; Pemimpin yang Merasakan; serta Birokrasi yang Berani Mencoba.

“Masyarakat merupakan pemilik kedaulatan yang berhak memperoleh pelayanan terbaik. Oleh karena itu, ASN harus menempatkan diri sebagai pelayan masyarakat, bukan sebaliknya, dengan menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, tidak berbelit-belit, serta mengedepankan empati dan kepedulian,” jelas Zudan.

Kepala BKN RI juga mendorong terciptanya sistem pelayanan yang tidak membingungkan masyarakat ketika berhadapan dengan berbagai instansi.

“Prinsip tidak ada pintu yang salah menjadi pengingat bahwa birokrasi harus mampu memberikan solusi dan memastikan masyarakat memperoleh pelayanan yang dibutuhkan tanpa harus menghadapi sekat-sekat administratif,” ucap Zudan.

Selain itu, Zudan mengatakan bahwa pemerintah harus didorong untuk lebih proaktif melalui pendekatan jemput bola, baik dengan mendatangi masyarakat secara langsung maupun memanfaatkan layanan digital.

“Kepemimpinan yang memahami kondisi nyata di lapangan serta keberanian ASN untuk mencoba berbagai inovasi juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan transformasi pelayanan publik,” ungkap Kepala BKN RI.

Menurutnya, perubahan birokrasi tidak cukup hanya dilakukan dengan memperbaiki prosedur administratif, tetapi harus disertai perubahan pola pikir dan budaya kerja agar pemerintah benar-benar hadir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Wali Kota Serang, H. Budi Rustandi, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kepala BKN RI, Zudan Arif Fakrulloh, beserta jajaran BKN atas kehadiran dan perhatian yang diberikan kepada Pemerintah Kota Serang melalui kegiatan apel gabungan tersebut.

“Saya sangat mengapresiasi dan berterimakasih, serta sangat berharap dengan kehadiran Kepala BKN RI dapat memberikan motivasi dan penguatan bagi seluruh ASN Kota Serang untuk terus meningkatkan kedisiplinan, profesionalisme, serta kualitas kinerja dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat,” ucap Budi.

Wali Kota Serang juga berharap arahan yang disampaikan dapat menjadi dorongan bagi seluruh perangkat daerah untuk memperkuat sinergi, meningkatkan kompetensi ASN, serta menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Keberhasilan pembangunan daerah membutuhkan komitmen dan kerja sama seluruh jajaran pemerintah. Oleh karena itu, setiap ASN diharapkan mampu menjalankan tanggung jawabnya dengan baik serta mendukung terwujudnya visi dan misi pembangunan Kota Serang,” tegas Budi.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Regional III BKN Bandung, Wahyu, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Serang atas terselenggaranya apel gabungan yang turut menghadirkan Kepala BKN RI sebagai bagian dari penguatan dan pembinaan ASN di daerah.

“Kali ini Saya menilai bahwa dengan jumlah ASN Kota Serang yang mencapai lebih dari 9.700 orang, Pemerintah Kota Serang memiliki potensi besar untuk mengakselerasi pencapaian visi dan misi Wali Kota serta Wakil Wali Kota Serang,” Kata Wahyu.

Wahyu juga berharap kegiatan tersebut dapat memberikan energi baru, motivasi, dan penguatan komitmen bagi seluruh ASN agar terus bergerak maju, bersinergi, serta memberikan dampak positif melalui pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“ Saya menekankan pentingnya inovasi dan penguatan komunikasi publik agar berbagai program, kebijakan, serta capaian positif Pemerintah Kota Serang dapat diketahui masyarakat secara luas. Upaya tersebut diharapkan turut memperkuat citra positif Kota Serang dan mendukung percepatan pembangunan daerah,” ucap Wahyu.

Sejalan dengan arahan Kepala BKN RI, Kepala BKPSDM Kota Serang, Dr. Murni, S.Pd., M.Pd., lmenyampaikan bahwa Enam Ide Besar Transformasi Pelayanan Publik menjadi pedoman penting dalam memperkuat tata kelola manajemen ASN di lingkungan Pemerintah Kota Serang.

“Kami BKPSDM Kota Serang berkomitmen menindaklanjuti arahan tersebut melalui pengembangan kompetensi ASN, penguatan sistem merit dan manajemen talenta, serta evaluasi kinerja yang berorientasi pada hasil dan dampak nyata bagi masyarakat,” tegas Murni.

Murni juga menerangkan bahwa dalam aspek pengembangan kompetensi, BKPSDM mendorong peningkatan kemampuan ASN dalam membangun budaya pelayanan yang berempati, memperkuat literasi digital, dan meningkatkan kolaborasi lintas perangkat daerah.

“Sementara itu, melalui penguatan sistem merit dan manajemen talenta, Kami BKPSDM terus berupaya membuka ruang bagi ASN yang berprestasi, inovatif, dan mampu menghasilkan terobosan dalam pelayanan publik,” jelas Murni.

Murni juga menjelaskan bahwa evaluasi kinerja juga terus diarahkan agar tidak hanya berfokus pada pemenuhan administrasi, tetapi turut memperhatikan kualitas pelayanan, kecepatan penyelesaian tugas, serta manfaat yang dirasakan masyarakat.

“Salah satu tantangan dalam transformasi birokrasi adalah mengubah pola pikir ASN dari budaya kerja administratif menuju budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan. Selain itu, kolaborasi antar perangkat daerah perlu terus diperkuat agar masyarakat mendapatkan solusi yang tepat tanpa terkendala sekat-sekat birokrasi,” kata Murni.

Murni juga mengatakan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam memperkuat tata kelola kepegawaian serta mewujudkan transformasi pelayanan publik.

“Dengan mengedepankan semangat melayani, seluruh ASN Kota Serang diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan menghadirkan pelayanan yang semakin cepat, mudah, serta humanis bagi masyarakat,” tutup Murni. (*)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *