itoday.id | Serang – Gubernur Banten Andra Soni meninjau pelaksanaan proyek pengendalian banjir sekaligus pengerukan sedimentasi di aliran Sungai Cibanten sepanjang 1,5 kilometer, tepatnya di jalur nelayan Pelabuhan Karangantu, Kota Serang, Rabu (24/6). Proyek tersebut merupakan tindak lanjut atas keluhan masyarakat terkait banjir yang kerap terjadi saat musim penghujan.
Dalam peninjauan itu, Andra didampingi Wali Kota Serang Budi Rustandi, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWS C3) Dedy Yudha Lesmana, Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten Arlan Marzan, serta jajaran perangkat daerah terkait.
“Alhamdulillah, melalui koordinasi yang baik antara Pemprov Banten, Pemkot Serang dan Balai C3, program ini bisa dilaksanakan dengan cepat,” kata Andra Soni di lokasi.
Andra menjelaskan, pengerukan dan normalisasi Sungai Cibanten dilakukan setelah dirinya menerima aspirasi dari para nelayan Karangantu saat audiensi beberapa waktu lalu. Selain itu, warga Kota Serang juga banyak mengeluhkan banjir yang kerap melanda kawasan tersebut ketika musim hujan.
Menurut Andra, tahap pertama penanganan difokuskan pada normalisasi sungai sepanjang 1,5 kilometer yang mencakup wilayah muara hingga kawasan Sukadana. Area tersebut dinilai menjadi salah satu titik krusial penyebab banjir di Kota Serang.
“Sedimentasi di jalur nelayan Karangantu ini cukup tebal, diperkirakan mencapai 190 ribu kubik yang akan ditangani. Itu belum termasuk penanganan 80 bangkai kapal nelayan yang sudah puluhan tahun tidak ditangani,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah telah mengajukan proposal lanjutan kepada pemerintah pusat untuk memperluas penanganan di kawasan Sungai Cibanten. Program itu mencakup penataan kawasan bantaran sungai, optimalisasi ruang terbuka hijau (RTH), hingga penguatan fungsi pengendalian banjir secara menyeluruh.
Andra juga meminta dukungan masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai dan tidak membuang sampah ke aliran Sungai Cibanten.
“Karena itu dampaknya akan menyebabkan banjir,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala BBWS C3 Dedy Yudha Lesmana mengatakan koordinasi antara pihak balai dengan pemerintah daerah selama ini berjalan baik dalam upaya penanganan banjir di Sungai Cibanten.
Selain pengerukan sedimentasi dan penataan ruang terbuka hijau, pihaknya juga akan melakukan penguatan tebing di kedua sisi sungai untuk mencegah terjadinya longsor.
“Selain melakukan pengerukan sedimentasi dan penataan RTH, Balai C3 juga akan melakukan penguatan di dua sisi tebing sungai agar tidak terjadi longsor,” kata Dedy.

















