itoday.id | TURKEY . Pernah dengar istilah Caffe Sospeso atau Suspended Coffee di Italia? Membayar di muka secangkir kopi untuk seseorang yang enggak dikenal. Tradisi ini merupakan bentuk berbagi, agar orang-orang yang enggak memiliki cukup uang bisa tetap menikmati kopi.

Berabad-abad sebelum Caffe Sospeso populer, orang Turki sudah lebih dulu menjalani tradisi serupa. Namanya Askida Ekmek alias Roti Gantung. Contoh prakteknya kamu membayar dua roti, tapi cuma mengambil satu. Sisanya kamu titipkan di toko, nanti pemilik toko akan menggantungkan roti tersebut.

Siapapun yang membutuhkan, boleh mengambilnya. Selain dari pembeli dermawan, lembaga sosial, dan pemerintah setempat, banyak banget bakery shop di Turki yang sengaja memproduksi roti gratis ini.

Tradisi Roti Gantung merupakan warisan Kekhalifahan Utsmani atau Ottoman, yang pernah berkuasa di Turki sekitar 600 tahun. Konsepnya berakar dari zakat, yang merupakan pilar Islam, agama mayoritas di Turki.

Kala itu Dinasti Ottoman mendorong rakyatnya yang mampu, untuk membantu kaum miskin, agar enggak ada orang yang tertidur dalam keadaan lapar.

Tradisi unik ini, masih berlangsung sampai sekarang. Kalau di bakery shop menyediakan Roti Gantung, pedagang makanan pinggir jalan umumnya menawarkan Askida Simit atau Simit Gantung.

Simit merupakan roti renyah berbalut kacang wijen. Bentuknya seperti donat, tapi ukurannya besar. Kudapan ini sangat populer di Turki.

Pedagang biasanya menuliskan “Askida Simit” di gerobak mereka. Simit gratis ini sama fresh-nya dengan yang mereka jual. Di Kota Antalya, gampang banget menemukan pedagang yang menyediakan Simit Gantung. Terutama di sekitar pusat perbelanjaan dan wisata.

Dalam sehari, ratusan Simit Gantung tersedia. Siapapun yang merasa berhak, boleh memintanya tanpa syarat. Tradisi roti gantung telah menjadi bagian penting dalam masyarakat Turki.

Tahun 2011, saat gelombang pengungsi Suriah ke Turki, semakin banyak toko roti dan donatur yang berpartisipasi menyediakan roti gratis. Terlebih lagi sejak pandemi Covid-19. Tradisi berbagi ini telah membantu banyak orang terhindar dari kelaparan. (Red)