itoday.id, Binjai | Wali Kota Binjai, H.M Idaham meimpin langsung razia di beberapa hotel kelas melati dan kos-kosan yang berada di daerah setempat, Senin (30/12) malam.

Razia yang dikomandoi orang nomor satu di kota rambutan bersama tim gabungan terdiri dari Satpol-PP, Polres Binjai, Kodim 0203/Langkat Subdenpom 1-5/2 Binjai dan BNN Kota Binjai, itu merangsek masuki hotel kelas melati yang terletak di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta, Kel Tunggurono, dan rumah kos-kosan Jalan Danau Poso, Kel Sumber Karya, Kec Binjai Timur, Kota Binjai, Sumatera Utara.

Kehadiran puluhan petugas gabungan yang melakukan pemeriksaan indetitas maupun barang bawaan ke setiap pengunjung kamar hotel, sontak membuat para tamu terkejut bukan kepalang. Bahkan beberapa diantaranya sempat merasa panik saat ditanyai apakah mereka yang sekamar, adalah pasangan suami istri atau bukan.

Dari dua hotel yang dirazia oleh tim gabungan tersebut, petugas mendapati 7 pasangan diduga ‘luar nikah’. Hal itu diperkuat ketika ditanyai, mereka sama sekali tidak dapat menunjukkan surat-surat pernikahan yang sah.

Ketujuh pasangan serta satu orang pengunjung hotel tanpa kartu identitas yang terjaring petugas saat itu, lantas dilakukan tes urin, guna melihat apakah mereka positif menyalahgunakan narkoba atau tidak. Setelah diambil sampel urinnya, mereka selanjutnya diboyong ke Kantor Satpol-PP Kota Binjai, untuk dilakukan pendataan serta pembinaan.

Kehadiran puluhan petugas gabungan yang melakukan pemeriksaan indetitas maupun barang bawaan ke setiap pengunjung kamar hotel, sontak membuat para tamu terkejut bukan kepalang. Bahkan beberapa diantaranya sempat merasa panik saat ditanyai apakah mereka yang sekamar, adalah pasangan suami istri atau bukan.

Dari dua hotel yang dirazia oleh tim gabungan tersebut, petugas mendapati 7 pasangan diduga ‘luar nikah’. Hal itu diperkuat ketika ditanyai, mereka sama sekali tidak dapat menunjukkan surat-surat pernikahan yang sah.

Ketujuh pasangan serta satu orang pengunjung hotel tanpa kartu identitas yang terjaring petugas saat itu, lantas dilakukan tes urin, guna melihat apakah mereka positif menyalahgunakan narkoba atau tidak. Setelah diambil sampel urinnya, mereka selanjutnya diboyong ke Kantor Satpol-PP Kota Binjai, untuk dilakukan pendataan serta pembinaan.

Puas ‘mengobrak-abrik’ dua hotel tersebut, tim gabungan lalu menyisir beberapa lokasi rumah kos-kosan yang diduga dijadikan sebagai tempat transaksi prostitusi maupun narkoba. Dari rumah petak-petak yang berdiri berdampingan itu, sempat terlihat anak-anak muda berlarian pontang-panting ke segala penjuru, namun dengan sigab, petugas berhasil mengamankan dua orang perempuan dengan kategori masih anak dibawah umur.

Mereka yang berhasil dijaring petugas dari lokasi rumah kos tersebut sebut saja Mawar (17) dan Anggrek (17), warga luar Kota Binjai. Ketika dilakukan tes urin terhadap keduanya, anak belia berstatus pelajar itu malah dinyatakan positif menggunakan narkoba jenis pil ekstasi.

Akibat dinyatakan positif menggunakan narkoba jenis ekstasi, dua orang remaja perempuan yang harusnya masih ceria menikmati bangku sekolahan, kini terpaksa harus diboyong ke Kantor BNNK Binjai, untuk dilakukan asesmen.

Ada hal unik terjadi ketika tim gabungan melakukan razia di rumah kos-kosan diduga milik oknum mantan petugas Satpol-PP Kota Binjai, warga berbondong-bondong menuntun petugas ke arah lokasi kamar yang disebutkan dihuni oleh wanita-wanita berusia belia di sana, dapat dikatakan, aksi warga menggambarkan bahwa mereka sangat mendukung adanya razia di daerah itu.

Disela-sela kegiatan razia, Idaham mengatakan, kegiatan tersebut adalah untuk meminimalisir penyakit masyarakat.

“Malam ini kita menggelar razia ke beberapa hotel dan rumah kos, ini kita lakukan untuk mangurangi penyakit masyarakat, seperti kemaksiatan, prostitusi maupun penyalahgunaan narkoba dan hal ini akan rutin kita gelar untuk menjaga Kota Binjai dari Pekat,” serunya.

Selain itu, melihat respon masyarakat yang mendukung aksi razia dari tim gabungan, Idaham optimis kota yang telah 8 tahun dipimpinnya tersebut akan terbebas dari segala penyakit masyarakat.

“Kita bisa lihat animo warga saat kita menggelar razia tadi, semua masyarakat mendukung kita dan kita juga akan rutin berbuat hal seperti ini, dengan demikian, Kota Binjai, Insyaallah, akan terbebas dari penyakit masyarakat,” ujar Wali Kota dua periode tersebut.

Penulis : Red