itoday.id, Jayapura | Tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) Marinir dari Batalyon Zeni 2 Mar yang tergabung dalam Satuan Tugas pengamanan objek vital Papua tahun 2019, berhasil mengamankan bom peningalan perang dunia ke-2 beberapa waktu lalu di Jayapura, Papua. Senin (28/10/2019).

Pada saat melaksanakan pengamanan objek vital di Lantamal X Jayapura, Dantim Jihandak Peltu Marinir Solehudin mendapat laporan dari masyarakat, bahwa pada saat menggali tanah untuk pondasi rumah di sekitar Disnas Perbekalan Lantamal X Jayapura, menemukan benda mencurigakan yang menyerupai bom atau mortir.

Mendapat laporan tersebut Dantim Jihandak beserta 9 personil anggotanya bergerak menuju lokasi, untuk melaksanakan sterilisasi dan evakuasi benda yang diperkirakan bom pesawat sisa peninggalan perang dunia ke-2.

Setelah dilaksanakan deteksi dan identifikasi oleh tim Jihandak Yonzeni 2 Mar, Dantim Jihandak mengatakan bahwa benar benda tersebut adalah sebuah bom pesawat sisa peninggalan perang dunia ke-2 berdiameter 20 cm panjang 107 cm dan berat 50 kg dengan kondisi sudah berkarat.

Permintaan masyarakat sekitar, agar tim Jihandak dari Yonzeni 2 Marinir melakukan penyisiran lebih lanjut guna mengamankan daerah yang mereka tempati dari sisa-sisa bom peninggalan perang dunia ke-2.

Selanjutnya Tim Jihandak kembali menyisir di sekitar lokasi tempat diketemukanya bom, setelah beberapa saat penyisiran ditemukan 7 butir bom pesawat dengan berbagai jenis dan ukuran yang berbeda.

Untuk proses selanjutnya, bom pesawat sisa peninggalan perang dunia ke-2 yang berjumlah 7 butir tersebut, dievakuasi ke tempat yang aman untuk di disposal (dihancurkan).

Ucapan terimakasih dari masyarakat untuk tim Jihandak Marinir, yang telah mengamankan bom sisa peningalan PD ke-2, karena telah membantu mereka, dengan memberikan rasa aman.

Penulis : Adt