itoday.id | Tangerang – Bea Cukai Banten telah melaksanakan rapat penilaian kelayakan pemberian perijinan baru di ruang rapat lantai 2 Kanwil Bea Cukai Banten, rapat diadakan secara daring, Selasa (2/4/2024).

Kali ini PT. Mahasu Bugel Logistik mengajukan perizinan baru berupa Gudang Berikat. PT. Mahasu Bugel Logistik nantinya akan berada dibawah pengawasan Bea Cukai Tangerang. Perusahaan yang mendapat fasilitas Gudang Berikat akan diberikan fasilitas penangguhan Bea Masuk, pembebasan cukai dan tidak dipungut Pajak Dalam Rangka Impor (PDRI) atas barang yang ditimbun.

Pemaparan ini dilakukan setelah beberapa tahapan-tahapan penelitian dan pemeriksaan awal oleh Bea Cukai Tangerang sebagai kantor yang akan melayani dan mengawasi perusahaan dimaksud.

Pemeriksaan awal tersebut antara lain terkait pemenuhan persyaratan administrasi, luasan pabrik/gudang, pagar pembatas, dan ruangan-ruangan tempat penyimpanan barang impor (bahan baku).

Rahmat Subagio selaku Kepala Kantor Wilayah DJBC Banten memimpin rapat secara langsung.

“Pemaparan proses bisnis seperti yang kita lakukan sekarang merupakan prosedur yang harus dilewati dalam proses penerbitan perizinan. Dengan begini pihak bea cukai akan mengetahui proses bisnis dan kondisi dari PT. Mahasu Bugel Logistik sehingga kami yakin fasilitas yang kami berikan akan tepat sasaran.” ujar Rahmat.

Rapat dimulai dengan pemaparan yang di lakukan oleh PT. Mahasu Bugel Logistik dan dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab.

PT. Mahasu Bugel Logistik adalah sebuah perusahaan gudang berikat untuk menunjang industri dan distribusi bahan baku produksi dan bahan penolong yang diimpor dari supplier di luar negeri.

Lokasi gudang yang berada di Jl. Bugel Pangadegan merupakan lokasi yang cukup kondusif dan mudah diakses dari pintu tol Cikupa.

Kegiatan operasional PT. Mahasu Bugle Logistik diharapkan dapat menggerakkan dan meningkatkan perekonomian bagi masyarakat sekitar, mempermudah Kawasan Berikat dalam segi efisiensi cashflow untuk biaya impor serta mempercepat mendapatkan bahan baku dengan barang yang sudah ditimbun di Gudang Berikat dan menumbuhkan peluang bisnis bagi warga sekitar dengan berbagai kegiatan ekonomi lainnya seperti, rumah makan, penyewaan tempat tinggal, dan lain-lain.

“Dengan diberikannya perizinan Gudang Berikat kepada PT. Mahasu Bugel Logistik, kami meminta agar PT. Mahasu Bugel Logistik dapat memanfaatkan fasilitas dimaksud. Bea Cukai tetap akan terus mengawasi melalui monitoring dan evaluasi. Tidak menutup kemungkinan jika perusahaan tidak memenuhi persyaratan fasilitas Kawasan Berikat, maka izin dapat dibekukan atau dicabut” lanjut Rahmat.

Kanwil Bea Cukai Banten berharap dengan semakin berkembangnya usaha, pada gilirannya dapat mendorong penyerapan tenaga kerja, membuka peluang ekonomi masyarakat disekitar pabrik dan meningkatkan peluang pendapatan negara melalui devisa hasil ekspor. Pemerintah melalui Bea Cukai, guna mendukung pengembangan usahanya, khususnya yang berorientasi ekspor (Red)