itoday.id | KAB. LEBAK . Pemkab Lebak dikabarkan akan segera menerima seluas 46 hektare lahan Taman Nasional Gunung Halimun Salak  (TNGHS) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Lahan tersebut diketahui untuk dibangun hunian tetap bagi korban banjir dan longsor awal 2020 lalu.

Kepala Badan Penagulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Lebak, Febby Rizki Pratama membenarkan 46 hekatre lahan TNGHS akan dilepas oleh KLHK kepada Pemkab Lebak. Namun sampai saat ini, Pemkab Lebak masih menunggu salinan berita acara pelepasan lahan tersebut.

“Iya benar, sekarang masih masih menunggu salinan berita acarannya. Kabarnya akhir tahun ini salinan berita acara tersebut sudah diserahkan KLHK,” ungkap Febby, Sabtu (25/12/2021).

Apabila salinan berita pelepasan lahan tersebut sudah diserahkan, menurut Febby, Pemkab Lebak akan segera membangun hunian tetap bagi warga yang menjadi korban banjir dan longsor yang terjai pada 2020 lalu.

“Ibu bupati sudah mengintruksi agar pembangunan hunian tetap korban banjir dan longsor segera dibangun, jika lahannya sudah diserahkan secara resmi,” terangnya.

Beradasrkan permohonan yang diajukan Pemkab Lebak kepada KLHK, lanjut Febby, lahan yang akan diserahkan tersebut seluas 46 hektare. Dari luas lahan tersebut direncanakan membangun hunian tetap dan juga Fasilitas Sosial (Fasos) dan Fasilitas Umum (Fasum).

“Bukan hanya membangun Hunian Tetap, Pemkab Lebak juga membangun Fasos dan Fasumnya juga,” tutupnya. (Red)