itoday.id, Jakarta | Ledakan granat di kawasan Monumen Nasional (Monas) pagi tadi mengakibatkan dua personel TNI mengalami luka-luka berat. Saat ini, Polda Metro Jaya masih mendalami peristiwa ledakan tersebut.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan pihaknya masih menunggu pulih kedua korban yang saat ini sedang mengalami perawatan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Selatan.

Saat dikonfirmasi mengenai asal-usul granat yang ditemukan kedua personel TNI tersebut, Yusri mengaku masih belum bisa memberi keterangan karena harus menunggu penjelasan dari korban yang melihatnya langsung di lokasi kejadian.

“Ini yang masih di dalami, karena korbannya ini sekarang masih dirawat di Rumah Sakit, sehingga belum bisa dimintai keterangan yang bersangkutan,” katanya saat di konfirmasi reportase.tv melalui sambungan telepon, Selasa (3/11/2019).

Sebelumnya, ledakan granat terjadi sekitar pukul 07.15 WIB di Jalan Medan Merdeka Utara, tepatnya di dalam pagar Monas seberang Kementerian Dalam Negeri.

Dari ledakan itu mengakibatkan dua korban mengalami luka berat, yakni Serka Fajar Arisworo dan Praka Gunawan Yusuf. Keduanya mengalami luka bakar di sekujur tubuh.

Serka Fajar mengalami luka cukup parah di tangan sebelah kiri. Namun ia dikatakan masih dalam keadaan sadar. Sedangkan Gunawan mengalami luka ringan di bagian paha. Saat kejadian Gunawan juga masih bisa meminta bantuan rekan-rekannya yang lain untuk membantu Fajar.

Pasca ledakan terjadi, kedua korban langsung dilarikan ke RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Keduanya masih menjalani perawatan sehingga pihak kepolisian belum meminta keterangan.

Yusri menambahkan pihaknya akan memberi keterangan lebih lanjut pasca pulihnya korban nanti.

“Mudah-mudahan nanti sore atau besok setelah mulai agak tenang nanti akan diambil keterangan untuk mengetahui apa yang terjadi saat itu,” tutup Yusri.

Penulis : Red