itoday.id, Jakarta | Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto selaku Kaopspus memimpin rapat kordinasi Aman Nusa II 2020 di ruang Rapat Sops Polri dalam rangka menghadapi Kontijensi Bencana, Kamis (9/1/2020).

Sebagaimana informasi dari BMKG bahwa curah hujan tinggi dan cuaca ekstrim akan terjadi pada Januari-Februari, sehingga harus diantisipasi terjadinya bencana baik banjir, longsor maupun puting beliung.

“Ini dalam rangka persiapan menghadapi bencana agar penanganannya lebih baik kedepannya. Polda sejajaran juga sudah disampaikan untuk siaga dan berkordinasi dengan pihak lain,” kata Kabaharkam.

Sebagaimana perintah Presiden RI Joko Widodo, Negara harus hadir ditengah-tengah masyarakat dalam penanggulangan bencana dan penanggungjawab ditingkat pusat yakni BNPB sedangkan di daerah BPBD.

Kabaharkam menjelaskan sesuai perintah operasi diulai pada 1 Januari hingga 31 Januari, namun bila situasi membutuhkan maka jadwal operasi bisa diperpanjang.

Sampai sejauh ini, Polri melakukan penanganan bencana ditingkat awal, selanjutnya berkordinasi dengan instansi berwenang lainnya.

“Saat ini fokus penanganan bencana dilakukan di Jakarta, Banten dan Jabar,” beber Agus.

Jenderal bintang tiga tersebut meminta kepada Satker yang memiliki dana kontijensi agar menggunakan dana tersebut, sedangkan Satker yang tidak memikiki dana agar mengajukannya.

Penulis : Red