itoday.id, Jakarta | Ketua Umum Dewan Kemakmuran Masjid Indonesia Jusuf Kalla mengimbau masjid seluruh Indonesia untuk menjaga kebersihan masjid guna melindungi jamaah dari penyebaran virus corona (COVID-19).

“Dalam rangka menjaga agar jamaah kita tidak ada tertular maka masjid harus betul-betul bersih ini cara kita menyelamatkan masyarakat dengan berbersih,” kata JK saat meninjau kegiatan penyemprotan cairan disinfektan di Masjid Nurul Hidayah, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu.

JK mengatakan virus corona sangat cepat berkembang sehingga perlu dicegah salah satunya dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan.

Masjid lanjut dia, tempat ibadah yang setiap hari dipadati oleh jamaah harus dijaga kebersihannya, sebagaimana diajarkan dalam Islam bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman.

“Jadi karena masjid tiap hari penuh maka harus dijaga kebersihan masjid, jangan lupa ajaran agama kita selalu pahami dan bahwa kebersihan bagian dari iman, jadi (kegiatan) gini kita meningkatkan iman, keimanan kita dengan kebersihan,” kata JK.

Kebersihan yang ia maksudkan bukan hanya kebersihan secara fisik dan nyata, tapi juga membersihkan masjid dari bakteri serta virus yang tidak terlihat salah satunya lewat penyemprotan cairan disinfektan.

“Cuma kebersihan sekarang bukan hanya kebersihan yang nyata tapi juga kebersihan yang mungkin tidak terlihat yaitu bakteri virus karena itu semua harus pakai alat,” kata JK.

JK menganjurkan agar masjid di seluruh Indonesia melakukan kegiatan yang sama seperti Masjid Nurul Hidayah, dan menjaga kebersihan masjid tidak harus menggunakan peralatan dan perlengkapan yang mahal.

“Jadi saya anjurkan masjid-masjid melaksanakan seperti ini setidaknya membersihkan lantai dengan karbol, setidak-tidaknya itu murah sekali hanya Rp10-15 ribu sudah bersih tu lantai masjid,” kata JK.

Masjid Nuruh Hidayah di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan melakukan kegiatan berbersih dan penyemprotan cairan disinfektan dalam rangka mencegah menyebaran virus corona.

Penulis : Red