itoday.id, Bangkok | Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat (AS), sepakat meningkatkan kerjasama pertahanan mereka.

Hal itu ditandai dengan betemunya Menteri Pertahanan (Menhan) Indonesia Prabowo Subianto, bersama dengan Menhan Amerika Serikat Mark Thomas Esper.

Kedua Menteri Pertahan melakukan pertemuan bilateral di sela -sela kegiatan ASEAN Defense Ministers’ Meeting (ADMM) Retreat and 6th ADMM-Plus, di Bangkok, Thailand Sabtu, 16 November 2019.

Dalam pertemuan bilateral ini, Prabowo didampingi Dirjen Strahan Kemhan Mayjen TNI Rizerius Eko HS. Pertemuan ini menjadi kesempatan bagi Menhan RI dan Menhan Amerika Serikat untuk saling memperkenalkan diri serta membahas upaya peningkatan kerja sama pertahanan kedua negara.
”Pertemuan bilateral Menhan RI dan Menhan Amerika Serikat membicarakan seputar kerja sama pertahanan kedua Negara,” kata Rizerius.

Menurut Rizerius, Menhan Amerika Serikat menyatakan kerja sama strategis antara Indonesia dan Amerika saat ini telah terjalin sangat kuat. Oleh karena itu, dalam waktu dekat Menhan Amerika Serikat berkeinginan akan segera berkunjung ke Indonesia.

Menhan AS melihat kawasan Indo Pasifik merupakan prioritas bagi Amerika Serikat, dimana Indonesia juga memiliki peran yang sangat penting dan besar.

“Di dalam defence strategic yang baru, Amerika Serikat menempatkan kawasan Indo Pacific sebagai sebagai faktor yang harus diperhatikan, dimana di situ terdapat Indonesia sebagai pemain yang sangat berperan besar di dalam kawasan Indo Pasifik,” ucapnya.

Dalam pertemuan ini, kedua pihak juga menekankan kembali untuk terus saling menjaga dan menghormati integritas kedaulatan masing-masing negara.

”Menanggapi perkembangan situasi dan tantangan yang berkembang di lingkungan saat ini, Menhan Amerika Serikat juga mengajak Indonesia untuk selalu bekerja sama dengan Amerika Serikat dalam segala hal,” ujarnya.

Selain itu, pertemuan juga membicarakan sejumlah kegiatan kerja sama yang akan dilakukan antara Amerika Serikat dan Indonesia di antaranya mengenai akan segera dimulainya kembali latihan bersama Pasukan Khusus dan juga latihan bersama Pasukan Pemelihara Perdamaian PBB.

Dalam kesempatan itu, kata dia, Menhan Prabowo Subianto menyampaikan keinginannya untuk meningkatkan kerja sama di bidang pendidikan dan latihan. Indonesia berharap dapat mengirimkan beberapa taruna-taruninya untuk dapat mengikuti pendidikan di Amerika Serikat baik di Akademi Militer, Akademi Angkatan Laut maupun Akademi Angkatan Udara.

”Menhan Amerika Serikat menanggapi hal tersebut dengan sangat terbuka dan siap untuk menerima taruna-taruni Indonesia untuk dapat belajar di Amerika Serikat,” kata.

Penulis : Red