itoday.id, Banyumas | Rendahnya harga daging ayam ptong, pedagang di pasar Ajibarang Kabupaten Banyumas mengobral ayamnya hidup-hidup dengan menjual ayam langsung ke konsumen, diharapkan pedagang bisa mendapatkan pengembalian modal.

“Harga ayam hidup di tingkat pedagang Rp10.000-Rp14.000/kg, harga Ini lebih murah dari harga sebelum adanya wabah Virus Corona atau Covid-19 yang mencapai Rp 24.00/kg.” Jelas Wawan salah satu pedagang ayam potong dipasar Ajibarang, Minggu, (05/04/2020).

Wawan menambahkan, “saat ini para pedagang sudah menanggung kerugian cukup besar sejak wabah corona melanda, harga ayam anjlok seminggu terakhir ini. Harga standar, stok ayam menumpuk dan tidak laku karena tidak banyak orang datang ke pasar karena takut terpapar virus corona. Sebaliknya, ketika harga diturunkan, konsumen berdatangan. Terkait hal ini, para pedagang pun mulai melakukan aksi menjual ayam kepada konsumen langsung dengan harga murah.” Ungkapnya.

“Mereka yang datang ke pangkalan ayam ini bukan pedagang eceran atau pedang mie ayam, melainkan masyarakat untuk di konsumsi sendiri. satu orang membeli dengan harga bervariasi ada yang Rp 10.00/kg, ada pula Rp.14.000 dengan berat dua sampai empat kilogram.” Tutur Mia konsumen ayam kepada Reportase.tv.

Para Pedagang ayam berharap wabah ini segera rampung agar perekonomian di Indonesia khususnya di daerah seperti Banyumas kembali normal. Sebentar lagi memasuki bulan suci Ramadhan yang seharusnya peternak dan pedagang bisa merasakan hasilnya.

Penulis : Red